Komputer Dan Masyarakat oleh Antony Hartono

Alasan Mengapa Saya Mengambil Kuliah IT Di Untar

Sebelumnya ijinkan saya untuk berceritera sedikit saja mengenai pendidikan yang saya dapatkan sebelum memasuki dunia perkuliahan, yakni pendidikan saya selama di bangku sekolah. Saya adalah lulusan kelas IPS dari SMU Karang Turi yang terletak di jalan Raden patah 182-192 Semarang. Di sekolah Karang turi inilah saya menghabiskan waktu pembelajaran saya, dimulai dari SLTP sampe SMU. Pada saat SLTP lah saya mulai tumbuh benih – benih kesukaan akan komputer. Sekolah Karangturi ini bisa dibilang cukup memadai sistem pengajarannya, hanya saja dikala saya bersekolah waktu itu, sekolah saya ini belum memberikan perhatian khusus pada pengajaran komputer. Barulah pada entah tahun keberapa saya disana itu, kalau tidak salah pada saat saya di SMU, saya mulai sedikit-sedikit mengerti tentang komputer dan seluk beluknya. Saya mulai mendapatkan diri saya terkagum-kagum sendiri dengan hal-hal seperti kemampuan prosesor komputer, kejernihan audio speaker komputer, ketajaman grafis monitor komputer, kemampuan computer dalam mengolah image-image, dan masih banyak lagi. Disaat itu pula saya mulai gemar bermain-main dengan komputer, baik dari yang cuma untuk sekedar hiburan untuk mengisi waktu luang (main game, dengar musik, nonton film, dan semacamnya),terkadang juga mengerjakan tugas seperti paper sekolah atau tugas lab komputer, sampai pada kegemaran saya browsing, kirim – kiriman email di Internet dan juga chatting lewat MIRC pada waktu itu.

Memasuki tahun ketiga saya berada di SMU ketika saat2 menjelang usai ujian, saya mulai lebih tertarik lagi pada komputer, jauh lebih tertarik daripada sebelumnya yang terkesan cuma untuk main-main. Hal ini, tidak lepas dari mulai maraknya game-game online pada saat itu di kebanyakan warnet, waktu itu ada Counter Strike yang begitu populer di kalangan anak muda dan orang tua berjiwa muda, yang pada saat ini sudah menjadi sangat dikenal umum. Saya merasakan begitu besarnya minat dan antusiasme begitu banyak orang pada saat itu, seperti juga saya. Saya berpikir, alangkah baiknya kalau minat dan antusiasme yang begitu besar itu dapat terus bertahan, tidak usang ditelan waktu. Pada tahun ketiga saya di SMU itu pula saya putuskan bahwa saya ingin melanjutkan pendidikan saya setamat sekolah nanti dengan mengambil perkuliahan Teknik Informatika. Bukan karena saya ingin menjadi pembuat game tentu saja, bukan semata-mata karena itu walau itu juga termasuk angan semu saya ketika itu. Tetapi lebih karena saya semakin merasakan bahwa komputer dan segala fasilitas-fasilitasnya sudah menjadi sedemikian terlibatnya dalam bisnis hiburan dan dunia kerja pada era ini. Bahkan saya mempunyai suatu angan ketika itu untuk memiliki beberapa warnet suatu saat nanti dimana game yang dimainkan disana beberapa diantaranya adalah game hasil ciptaan saya sendiri. Waktu itu tentu saja saya merasa bahwa impian saya itu terlalu naif, saya seperti seorang pemimpi di siang bolong saja, namun saya rasa ini adalah hal yang positif untuk setiap orang yang ingin menjadi lebih baik sebagai alat motivator ulung, betapapun mustahilnya impian itu . Hal ini tentu saja akan sangat membanggakan buat saya, namun saya sadari pula bahwa hal ini tidaklah mudah. Butuh perjuangan keras dan sedikit keberuntungan yang menyertai. Namun saya sudah terlanjur tertarik banyak pada Teknik informatika. Serta kedua orang tua saya pun selalu mendukung setiap apapun keputusan yang saya buat. Akhirnya sayapun mulai mempersiapkan diri untuk mengambil langkah selanjutnya, mengikuti ujian masuk universitas.

Prioritas utama saya pada saat mengambil 2 buah formulir pendaftaran adalah untuk Kuliah Di Bina Nusantara tentu saja, karena banyak pendapat – pendapat serta masukan-masukan yang menggiurkan dan wah mengenainya. Namun ada satu kekecewaan yang baru saya tahu belakangan, sayang sekali, yaitu bahwa karena saya adalah siswa kelas IPS, saya tidak diperkenankan mengambil perkuliahan untuk jurusan Teknik Informatika di Binus. Mereka cuma menerima lulusan IPA saja untuk bole melakukan Ujian Saringan Masuk. Persyaratan itulah yang mereka gunakan. Nah pada saat itulah saya sempat bimbang, antara memilih jurusan lain atau mengambil perkuliahan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara sebagai alternatif lain. Mengambil jurusan lain ? waktu itu saya sama sekali tidak ada minat mengambil perkuliahan jurusan lain masak sih setelah saya repot-repot menetapkan hati & pikiran saya untuk mengambil perkuliahan di jurusan Teknik Informatika, saya harus berbalik haluan dan memilih jurusan lain? Hal ini akan merepotkan, begitu pikir saya, dan juga memerlukan banyak pertimbangan lain-lain lagi yang sangat bertentangan dengan apa yang saya inginkan pada saat itu. Namun untung saja saat itu saya juga sudah tahu bahwa Universitas Tarumanagara memberikan kesempatan untuk lulusan IPS. Hal ini tidak boleh saya biarkan begitu saja. Akhirnya saya putuskan, setelah melalui banyak pertimbangan dan Tanya – Tanya lagi tentang bagus ga jurusan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara ( UNTAR).Setelah berpikir pikir lebih panjang lagi okelah, Universitas Tarumanagara saja yang akan saya masukin. Saya berpikir dan menimbang – nimbang jurusan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara pun juga sudah cukup bagus, setelah mendapatkan informasi dari tanya –tanya temen –temen, mengecek website Untar terus juga Tanya ama sodara yang pada saat itu sedang kebetulan lagi kuliah di JKT.

Ujian Saringan Masuk Universitas Tarumanagara pada saat itu yang diadakan di sekolah saya Tes masuk untuk menjadi mahasiswa fakultas Teknologi Informasi di Universitas Tarumanagara tersebut ternyata meliputi tes bahasa Inggris dan tes Matematika. Saya cukup puas dengan dengan adanya kedua hal ini, karena saya merasa cukup akan kemampuan bahasa Inggris dan Matematika sayapun tidak begitu buruk. Bahkan sewaktu di sekolah saya dahulu, kedua mata pelajaran inilah yang paling sering memberikan kepuasan bagi saya. Ketika saya mampu menyelesaikan dengan hasil yang baik sungguh memberikan kepuasan tersendiri buat saya terutama dalam mata pelajaran matematika. Saya yakin standar yang ditetapkan oleh Universitas Tarumanagara untuk para calon mahasiswanya pastilah tidak sekadar main-main. Saya akan bersaing dengan begitu banyaknya kompetitor calon mahasiswa. Tes masuk yang mereka berikan pastilah sulit, begitu pikir saya. Saya berniat saya harus berjuang keras untuk meraih satu tempat di universitas ini. Universitas Tarumanagara siapa menyangka universitas inilah yang bakal menjadi tempat saya mengambil perkuliahan jurusan Teknik Informatika. Beruntung pula bahwa universitas ini menerima lulusan IPS untuk mengikuti tes masuk. Kalo enggak pada saat itu mungkin saya ga tau lagi deh akan masuk di Universitas mana lagi. Di Binus diterima juga tapi jurusan nya kurang suka yakni jurusan Sistem Informasi & Jurusan manajemen. Yah saya pikir kalo manajemen lagi manajemen lagi ntar buntutnya pasti susah deh mencari pekerjaan apa.Karena saya denger-denger juga kebanyakan lulusan manajemen yang susah mencari pekerjaan di luaran sana.

Saya akan bicarakan sedikit mengenai perencanaan saya untuk mengikuti tes masuk saat itu. Pertama kalinya, tentu saja dengan mengisi formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran ini saya dapatkan terlebih dahulu di sekolah SMU Karangturi dimana saya menuntut ilmu dahulu. Ketika akan mengisi formulir pendaftaran, calon mahasiswa yang akan masuk ke Universitas Tarumanagara harus memiliki jurusan cadangan atau jurusan substitusi. Yah, anggap saja sebagai back-up plan. Hal ini untuk menjaga-jaga apabila hasil tes soal tertulis yang dikerjakan untuk masuk ke jurusan yang diinginkan tersebut kurang memuaskan dan dianggap kurang layak untuk masuk ke jurusan tersebut, calon mahasiswa tersebut masih dapat mengambil jurusan cadangan yang sebelumnya telah diisi di formulir pendaftaran tersebut. Ketika itu saya bingung untuk memilih jurusan cadangan, apakah jurusan Teknik Informatika, Sistem computer ataukah jurusan Sistem informasi? Pada saat itu saya masih belum mengerti apa beda materi yang akan diberikan di ketiga jurusan kuliah tersebut hanya modal nekad saja & terlanjur suka akan Teknik Informatika saya s udah menemukan jawaban “ Ini dia yang pantas saya ambil dan tekunin pelajarannya”Namun kesemuanya itu tentu saja hanyalah sebuah rencana pendek saja, karena saya belum mengenal lebih jauh tentang pelajaran sesusah apa yang akan saya tempuh ketika mengambil jurusan Teknik Informatika. Akan Tetapi jauh didalam lubuk hati saya yang terdalam, saya tahu sekali bidang kuliah apa yang ingin saya pelajari, IT. Setelah saya menetapkan hati secara bulat, saya serahkan kembali formulir pendaftaran saya itu dengan mengisikan jurusan Teknik Informatika sebagai jurusan utama saya, dan Sistem Informasi sebagai jurusan cadangan saya. Selanjutnya, saya tinggal menunggu datangnya hari dimulainya tes masuk dengan segala persiapan yang ada.

Hari dimana dimulainya tes masuk yang saya tunggu-tunggu itu akhirnya datang juga. Celakanya, saya tidak merasa yakin sama sekali bahwa saya sudah cukup mempersiapkan diri dengan baik. Semalam sebelumnya, saya cuma hanya dengan modal sedikit membaca-baca tentang bahan-bahan yang mungkin keluar di tes masuk, namun karena , tidak ada satupun sama sekali dari yang sudah saya baca-baca itu yang nyangkut di kepala saya. Yang ada malah saya menghabiskan waktu dengan begadang tidak tidur semalaman penuh dengan kecemasan di hati. Kemudian saya pun menunggu dimulainya tes masuk tersebut dengan hati waswas dan penuh kecemasan dalam diri saya. Kali ini gawat, pikir saya, bagaimana kalau hasil tes masuk saya nanti mengecewakan? bagaimana kalau saya tidak cukup pintar untuk mengisi soal-soal dalam tes masuk? saya akan membuat kecewa bukan hanya diri saya sendiri, tetapi juga orang tua saya yang telah sangat mendukung saya., dan juga teman-teman seperjuangan saya yang cukup banyak membantu saya selama ini dalam mempersiapkan diri bersama-sama. Saya akan membunuh harapan mereka semua.. Tetapi kekhawatiran saya itu ternyata sama sekali tidak beralasan, ini dikarenakan saya mengerjakan tes masuk tersebut dengan cukup lancar, walaupun saya agak ragu dengan beberapa jawaban saya di nomor-nomor terakhir karena saya menjawabnya dengan terburu-buru. Untung juga ya padahal saya hanya belajar dengan Sistem Kebut Semalem.

Selang beberapa waktu kemudian, hasil tes masuk itu pun keluar juga. Bukan main, ternyata saya lulus ujian masuk Universitas Tarumanagara. Sulit dipercaya saya cukup bersuka-cita ketika saya dapatkan bahwa saya lulus tes masuk, bukan hanya memenuhi persyaratan untuk menjadi mahasiswa jurusan Teknik Informatika, namun juga persyaratan untuk menjadi mahasiswa jurusan Manajemen. Tentu saja, saya luar biasa puas atas hasil tes masuk saya itu. Selanjutnya saya bisa lebih tenang dalam menanti masa perkuliahan saya itu dimulai. Saya sudah berjuang cukup keras, dengan begitu banyaknya pertimbangan akan jurusan apa yang cocok saya pilih, dengan begitu banyaknya pertimbangan akan universitas mana yang cocok dan pas di hati, akhirnya kesemuanya itu beres sudah.

Pada mulanya saya sendiri tidak mengetahui secara pasti hal apa yang menyebabkan jatuhnya pilihan saya untuk memilih kuliah di Jurusan Teknik Informatika . Saya belum mengetahui alasan yang benar-benar tepat dikarenakan saya belum mengerti telalu jauh apa yang akan didapatkan ketika saya serius dalam menekuni mata kuliah di jurusan tersebut . Kalau saya ingat-ingat kembali jauh ke belakang, sepertinya keputusan saya itu semata-mata hanya karena iseng belaka, ingin coba-coba. Mungkin saja hal ini hanya karena rasa penasaran saya yang teramat besar terhadap jurusan Teknik Informatika. Namun ternyata bukan itu faktor pendorong utama saya, tentu saja. Boleh dibilang hal yang paling mendorong saya mengambil kuliah Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara adalah sederhana saja, yaitu kegemaran saya akan hal-hal berbau teknis akan komputer dan semacamnya. Disamping itu saya juga terlalu ngebet untuk masuk di jurusan ini dikarenakan saya berpikir pasti bakalan beken deh untuk masa depannya. Jawaban ini mungkin saja tidak cukup brilian sebagaimana diharapkan dari kebanyakan orang yang berkuliah di jurusan Teknik Informatika, tapi apa boleh buat, memang inilah inti dari alasan saya mengambil perkuliahan Teknik Informatika. Memang hanya sesederhana itu, faktor utamanya karena kesukaanan saya akan komputer dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Kesukaan saya akan hal-hal yang berhubungan dengan computer . berawal semenjak saya dibelikan oleh keluarga saya sebuah computer yang pada saat itu merupakan teknologi tercanggih pada saat itu, saat pertama kalinya saya mengutak-ngatik komputer punya saya sendiri sampai tidak beraturan rusaknya dan terkadang dimarahi orang tua karena akibat ulah usil saya, saat pertama kalinya saya di ajarkan mengenai computer waktu saya sedang duduk dibangku sekolah saya merasa enak banget mengikuti tiap-tiap materi pelajarannya .Disamping itu saya tiap pelajaran computer selalu paling suka untuk mendalaminya cukup menyadarkan saya bahwa mungkin saya memiliki ketertarikan tersendiri dalam hal-hal seputar komputer. Bukan hanya minat pula, karena saya sadari pula saya sendiri pun cukup berbakat. Mungkin jurusan yang paling cocok unuk saya ambil pada saat setelah ulus SMU saya adalah kuliah di jurusan Teknik Informatika, begitu pikir saya waktu itu. Pada saat itu saya belum sempet memikirkan, apakah cukup dengan hanya bermodalkan minat dan bakat pas-pasan saja saya mencoba mengambil perkuliahan Teknik Informatika? Apakah saya yakin bahwa saya tidak akan menyesal di kemudian hari nanti?bener-bener ngga kepikiran sama sekali pada saat itu. Tapi entah kenapa saya bener-bener uda sangat yakin memilih jurusan ini.pada awalnya saya memilih binus untuk saya daftar masuk jurusan Teknik informatika.tapi apa daya ternyata di Binus sendiripun ga bisa menerima saya karena saya berasal dari jurusan IPS pada saat SMU. Akhirnya saya mencoba test jurusan Sistem Informasi & manajemen Di Binus. Sembari itu saya tetep ngotot mencari kuliah mana yang bisa menerima saya di jurusan Teknik Informatika. Kemudian saya menemukan Untar sebagai alternative kedua yang bisa menerima saya untuk masuk jurusan Teknik Informatika. Pilihan yang susah antara saya masuk ke Binus atau Untar pada saat itu. Namun karena saya yang pada dasarnya ga tau apa-apa hanya denger temen-temen jurusan Teknik Informatka adalah jurusan yang lagi Booming pada saat itu maka saya memutuskan untuk segera masuk Di Untar saja dengan sebuah pertimbangan pada saat itu Untar memiliki Akreditasi A pada saat itu.

Akhirnya, saya pun memulai perkuliahan Teknologi Informasi saya di Universitas Tarumanagara. Selanjutnya ingin saya jelaskan terlebih dahulu mengenai fakultas Teknologi Informasi. Fakultas Teknologi Informasi terbagi atas tiga jurusan, yaitu jurusan Teknik Informatika, jurusan Sistem Informasi, dan jurusan Sistem Komputer. Jurusan yang saya ambil adalah jurusan Teknik Informatika. Pada saat ini saya sudah termasuk mahasiswa veteran, dan kemungkinannya kalau tidak ada halangan berarti semester selanjutnya saya akan menyelesaikan skripsi saya. Mengapa saya sebut diri saya sendiri veteran ? bukan apa-apa, hal ini memang agak tidak membanggakan namun ini juga saya jadikan sebagai pelecut semangat pribadi buat saya, memotivasi saya. Saya jujur mengakui bahwa pada tahun pertama (sekitar tiga semester awal saya) mengikuti perkuliahan IT saya masih agak santai-santai dan tidak begitu menanggapi perkuliahan secara serius, sering kerap kali menggunakan waktu kebanyakan untuk hal-hal yang tidak penting, menganggap remeh mata kuliah yang ada di Teknik Informatika. Akibatnya nilai saya pun hancur berantakan. Hanya saja sejak saya banyak berpikir keras karena sempat berdiskusi dengan Penasihat Akademik dan semacamnya, saya kembali bertobat berkuliah secara sungguh-sungguh, dan saya cukup puas bahwa sampai saat ini nilai-nilai saya masih cukup stabil dan bahkan memperlihatkan peningkatan yang cukup drastis dari sebelumnya. Dengan begitu saya harapkan selulusnya saya dari perkuliahan IT di Universitas Tarumanagara kali ini, saya dapat memasuki dunia kerja secara serius.

Tentang mata kuliah apa saja & sedikit tentang penjelasan yang akan didapatkan selama Kuliah Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara ini. Antara lain mata kuliah

Arsikom
Antara lain kita akan belajar mengenai :
Dalam mata kuliah ini belajar mengenai topologi jaringan. Pada saat suatu komputer ingin berkomunikasi dengan komputer lain melalui LAN (Local Area Network), komputer tersebut membutuhkan media koneksi yang membentuk suatu topologi tertentu.
Ada 3 topologi yang dikenal di jaringan komputer :
1. Bus, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel CoAX (RG58) atau 10Base – Bentuk jaringan Bus menyerupai jalan yg memiliki banyak pemberhentian (bus stop)
2. Star, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP atau 10/100/1000Base- Bentuk jaringan Star menyerupai bintang dgn pusatnya adalah suatu hub atau switch
3. Ring, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP cat 3 atau TokenRingBentuk jaringan Ring secara fisik menyerupai Star dgn pusatnya adalah suatu perangkatyg bekerja secara Ring (informasi diputar dlm lingkaran sampai ditemukan tujuannya)
Kemudian Fat tree diciptakan oleh Charles E. Leiserson dari MIT. Fat tree berbeda dari tradisional tree dalam jumlah resource bandwidth yang tersedia pada level-level yang berbeda pada tree. Pada fat tree, bandwidth menjadi lebih besar apabila mendekati root dan pada tradisional tree semua bandwidth sama di setiap levelnya.
BASIS DATA
Antara lain kita akan belajar mengenai :
Pd awalnya, aplikasi basis data dbangun diatas system file.Kekurangan dlm menggunakan system file utk menyimpan data:1Duplikasi dan inkonsistensi data:Format file yg beragam , duplikasi informasi pada file yg berbeda2.Kesulitan dlm mengakses data:Dibutuhkan sebuah program baru untuk memenuhi tuntutan kebutuhan baru
B.Isolasi data – data tersbar dlm berbagai file dan format.Masalah integritas:1.Batasan integritas (contoh saldo >50.000)mjdBagian kode program 2.Sulit utk menambahkan batasan yg baru atau mengubah yg ada.Atomitas perubahan.Kesalahan yg timbul menyebabkan basis data pd keadaan yg tidak konsisten dengan perubahan yang terjadi sebagian*Contoh : transfer dana dari satu rekening ke rekening yang lain hrs lengkap atau tdk tjd sama sekali (C).Akses serentak oleh beberapa pemakai sekaligus:1.Akses serempak yg tidak terkontrol dpt membawa inkosistensiContoh : dua orang membaca sebuah data dan meng-updatenya2.Masalah keamanan*Sistem basis data memberikan solusi terhadap masalah tersebut diatas

MIKROPROSESOR
Antara lain kita akan belajar mengenai:
INSTRUKSI LOGIKA dan ARITMATIKALOGIKA
1. AND
2. OR
3. XOR [Exclusive-OR]
4. NOT
5. TEST
6. NOT dan NEG

FUNGSI INSTRUKSI LOGIKA
1. SET [REGISTER]
2. CLEAR [REGISTER]
3. KOMPLEMEN [REGISTER]
4. MEMPENGARUHI FLAG-REGISTER [CF & OF]

AND – LOGICAL AND
 AND tujuan, asal ; [tujuan BERUBAH]
 CF OF PF SF ZF (AF undefined)
 MASKING – CLEAR BIT BIL. BINER

X X X X X X X X bil. tdk dikenal
. 0 0 0 0 0 0 1 1 Mask
0 0 0 0 0 0 X X Hasil
FORMAT ASSEMBLER LANGUAGE
AND reg8/16, reg8/16 AND AL, BL
AND mem, reg8/16 AND [BX], AL
AND reg8, data8 AND AL, FF
AND reg8/16, mem AND AH, [BX]
Addr Data Assembler
0100 B0 31 MOV AL, 31
0102 24 0F AND AL, 0F

0100 B4 02 MOV AH, 02
0102 B2 61 MOV DL, 61
0104 CD 21 INT 21
0106 80 E2 4F AND DL, 4F
0109 CD 21 INT 21
010B CD 20 INT 20

OR – LOGICAL OR
 OR tujuan, asal
 CF OF PF SF ZF (AF undefined)
 SET BIT  1

X X X X X X X X bil. tdk dikenal
+ 0 1 1 1 1 1 1 1 Mask
X 1 1 1 1 1 1 1 Hasil
FORMAT ASSEMBLER LANGUAGE
OR reg8/16, reg8/16 OR AL, BL
OR mem, reg8/16 OR [BX], AL
OR reg8/16, mem OR AL, [BX]
OR reg, data OR AX, FF

Addr Data Assembler
0100 B4 02 MOV AH, 02
0102 B2 41 MOV DL, 41
0104 CD 21 INT 21
0106 80 CA 20 OR DL, 20
0109 CD 21 INT 21
010B CD 20 INT 20

E-xclusive-OR [XOR]
 XOR tujuan, asal
 CF OF PF SF ZF (AF undefined)
 INVERS BIT

X X X X X X X X bil. tdk dikenal
XOR 0 0 0 0 1 1 1 1 Mask
X X X X X X X X Hasil
FORMAT ASSEMBLER LANGUAGE
XOR reg8/16, reg8/16 XOR AL, BL
XOR mem, reg8/16 XOR [BX], AL
XOR reg8/16, mem XOR AL, [BX]
XOR reg, data XOR AX, FF

Addr Data Assemblr
0100 B9 FF FF MOV CX, FFFF
0103 81 C9 00 06 OR CX, 0600
0107 81 E1 FC FF AND CX, FFFC
010B 81 F1 00 10 XOR CX, 1000
010F 31 C9 XOR CX, CX

TEST
 AND tujuan, asal [tujuan TDK BERUBAH !!!]
 CF OF PF SF ZF (AF undefined)
 SAMA DGN CMP [COMPARE]
 TEST = CMP BIT TUNGGAL/GANDA
 CMP = CMP WORD
 HSL TEST SAMA  ZF = 1 hasilnya 00000000
 HSL TEST TDK SAMA  ZF = 0
 DIIKUTI dgn INST. JUMP CONDITIONAL
 JZ  JUMP IF ZERO [ZF = 1] atau
 JNZ  JUMP IF NOT ZERO [ZF = 0]
FORMAT ASSEMBLER LANGUAGE
TEST reg8/16, reg8/16 TEST AL, BL
TEST mem, reg8/16 TEST [BX], AL
TEST reg8/16, mem TEST AL, [BX]
TEST reg, data TEST AL, 01

Addr Data Label Assembler
0100 B0 41 MOV AL, 01
0102 A8 01 TEST AL, 01
0104 75 04 JNZ RIGHT
0106 A8 80 TEST AL, 80
0108 75 06 JNZ LEFT
010A 85 0F RIGHT TEST CX, [BX]
010C A8 FF TEST AL, FF
010E A8 01 TEST AL, 01
0110 B8 FF 77 LEFT MOV AX, 77FF
0113 A9 FF FF TEST AX, FFFF
0116

NOT dan NEG
 NOT  KOMPLEMENT 1 [instr. LOGIKA]
 NEG  KOMPLEMENT 2 [op. ARITMATIKA]

ASSEMBLER LANGUAGE OPERASI
NOT CH CH dijadikan komplemen 1
NEG CH CH dijadikan komplemen 2
NEG AX AX dikomplemen-2-kan
NOT AL AL dikomplemen-1-kan

Addr Data Label Assembler
0100 B0 10 MOV AL, 10
0102 B1 05 MOV CL, 05
0104 F6 D9 NEG CL
0106 00 C8 ADD AL, CL
0108 A8 05 TEST AL, 05
010A 75 02 JZ SAMA
010C CD 21 INT 21
010E B2 61 SAMA MOV DL, 61
0110 B4 02 MOV AH, 02
0110 CD 21 INT 21
0113

ORKOM
Antara lain kita akan belajar mengenai :
1. Struktur Dasar Komputer
a. Definisi Orkom, Arkom, Komputer Desain
b. Von Neumann Machine vs Harvard Machine
c. Tipe komputer
d. Unit Fungsional
e. Konsep Operasi Dasar
f. Struktur Bus
g. clock prosesor /clock rate

2. CISC dan RISC

3. ISA (Instruction Set Architecture )
a. Instruksi Mesin dan Program
b. Lokasi memori dan alamat
c. operasi memori
d. Instruksi 0,1,2,3-alamat
e. Assemby
f. Encoding
g. Register, akses memori, dan transfer data
h. Set Instruksi ARM, Motorola, dan Intel

4. Sistem BUS
a. Konsep dasar
b. PCI
c. SCSI

5. Sistem Memory
a. Konsep dasar
b. Hirarki Memori
c. memori RAM semikonduktor
d. ROM (dan keturunan nya)
e. Rangkaian CPU-RAM-ROM
f. Locality reference & Amdahl’s Law
g. Hit, Miss, Hit Rate, Miss Rate
h. Pengalamatan Cache: Associative, Direct Map, Set Associative
i. cache memory
j. L1,L2,L3 cache
k. memory virtual
l. persyaratan manajemen memory
m. penyimpan sekunder

6. Pipelining
a. Instruction stages
b. Pipelining (RISC)
c. Pipelineburst (CISC – I 80486)
d. Super Pipeline (CISC – P I, P IV)
e. Pipeline Hazzard, Pipeline Stall

7. Periferal komputer
a. perangkat input – keyboard, mouse, trackball, joystick, touchpad
b. perangkat output – video display, flat-panel display, printer, AGP
c. Link komunikasi serial – transmisi asynchronous, synchronpus, antarmuka komunikasi standar
PDT
Antara lain kita akan belajar mengenai :
ARGUMEN YG TIMBUL DR PNYEBARAN KMPTR MINI DR PENGOLAHAN TERDISTRIBUSI: 1. Sekmplan kmptr mini lbh murah drpd mesin bsr yg terpusat. 2. Pengolahan terdistribusi mrpkn alternatif antara sentralisasi dan desentralisasi yg utuh. Yg terbaik mrpkn campuran fungsi yg terpusat & terdistribusi. Transmisi data mnyediakan lbh dr 2 alternatif sentralisasi maupun desentralisasi. TANPA JARINGAN: 1. Sbuah kmptr terpusat. 2. Sbuah kmptr terpusat & kmptr2 mini yg tdk dihubungkan. 3. Byk kmptr tnp pusat. DGN JARINGAN: 1. Sist trpusat dgn terminal di byk bagian organisasi. 2. Sist hirarkis dgn pengolahan & datd yg terdistribusi scr hirarki, jaringan peer-coupled. TIPE ARGUMEN: Bbrp tipe argumen yg berhubungan dgn sentralisasi: 1. Biaya total. 2. Argumen teknis selain biaya. 3. Argumen yg berhbgn dgn pengembangan aplikasi. 4. Argumen mengenai aplikasi mn yg hrs dipusatkan & yg hrs tersebar. 5. Argumen mengenai kbijaksanaan, orgnya / dampak pd manusianya. Bbrp argumen sentralisasi & desentralisasi: 1. Biaya : SENTRALISASI: -. Skala ekonomi membuat sist lbh murah. -. Trdpt skala ekonomi yg utama dlm storage cost. Biaya per bit jauh lbh rendah dibanding dgn unit storage yg besar. -. Data trdistribusi dpy mnghslkn byk salinan data (multiple copies of data). DESENTRALISASI: -. Minikmptr mjd lbh murah. -. Krn siklus prkmbgannya pendek, minikmptr sering menggunakan teknologi yg lbh up-to-date dibanding kmptr bsr. -. Biaya per instruksi sering lbh murah pd minikmptr dibanding main-frame & begitu pula mikro dibanding mini. Hal ini krn mesin yg kecil memiliki kmpln instruksi yg sederhana (misal tdk mempunyai floating point authometric). Tetapi byk pengolahan transaksi tdk membthkn kmpln instruksi yg byk. -. Data trpusat memerlukan biaya telekomunikasi. -. Desentralisasi mengakibatkan biaya transmisi mjd rendah krn adanya pengolahan data lokal, lbh sdkt brita2 yg ditransmisikan, adanya alat pnyimpanan data lokal. 2. Teknis: SENTRALISASI: -. Data perlu dipelihara di pusat. -. Salinan data tdk dpt di-update setiap saat. -. Tdk ada pemanfaatan database dgn desentralisasi. -. Keamanan ketat di pusat. DESENTRALISASI: -. Dialog efektif. -. Ketersediaan (tdk terpengaruh bila ada kerusakan telekomunikasi). -. Wkt respons lbh cepat. -. Struktur data lbh sederhana krn dirancang hny untuk kbthn lokal. -. Bbrp data hny untuk 1 lokasi saja. Data dimskkn, dipelihara, & dirancang oleh user pd lokasi tsb. -. Tanggung jwb lokal. -. Data-entry out-line. 3. Pengembangan aplikasi: SENTRALISASI: -. Lbh sedikit pemrograman. -. Sist desentralisasi dpt mengakibatkan duplikasi program. -. Aplikasi yg sama pd byk lokasi hrs dibuat skali saja di pusat.

Rekayasa Perangkat Lunak
Antara lain kita akan belajar mengenai :
Manajemen resiko
Def. resiko mnrt Robert Charette: 1.resiko berkaitan dgn kejadian yg akan dtg; 2. resiko melibatkan perubahan seperti perubahan dan pemikiran, opini, tindakan/tempat;3. resiko melibatkan pilihan&ketidakpastian dlm pilihan itu sendiri. Peter Drucker mengatakan meskipun tdk ada gunanya mencoba eliminasi resiko&sgt mgkn dipertnykan bila kita mencoba meminimalkannya, sgt penting bhw resiko yg diambil mrpkan resiko yg tepat.Sblm dpt mengidentifikasi resiko yg bnr yg akan diambil selama menjlnkan proyek P/L, penting utk mengidentifikasi semua resiko scr jls baik bagi manajer maupun pelaksana. Dlm konteks RPL:1.resiko apa sj yg dpt menyebabk proyek P/L serba slh?2.bgm perub2 dlm persyaratan pelanggan,teknologi pengembangan,komp target&entitas lain yg berkaitan keberhslan proyek scr keslrhan?3.Metoda2&tool2 apa yg hrs dipakai,brp org yg hrs dilibatk,sebrp jauh penekanan thd kualitas yg dipandang ckp memadai? Strategi reaksi reaktif yi: memonitor proyek thdp kemungkinan resiko, Sumber daya dikesampingkan, tim P/L tdk berbuat apa-apa sampai sesuatu yang buruk tjd&baru kmdn ambil aksi u/ membetulkan masalah secepatnya, cara ini disbt fire fighting mode. Strategi proaktif yi:resiko potensial diidentifikasi, probabilitas, pengaruh proyek diperkirakan,&diprioritaskan mnrt kepentingan. Tim P/L membangun rencana u/ manajemen resiko&sasaran utamany menghindari resiko serta rencana u/ merespon resiko dlm suatu cara terkontrol.Karakteristik resiko yi:1)tidakpastian (kej yg menandai resiko mgkn /tdk mungkin tjd y/ tdk ada kemungkinan100% resiko ;2)kerugian (bila resiko mjd realitas, akibat yg tdk diiginkan/kerugian akan dialami). Dlm menganalisa resiko y/ penting u/ mengkuantifikasi tingkat ketidakpastian&kerugian yg ditimbulkan oleh msg2 resiko.Kategori resiko yi: a)resiko proyek (mengancam rencana proyek y/ bila resiko proyek mjd nyata, ada kemungkinan jadwal proyek akan mengalami slip&biaya mjd bertambah. Resiko ini mengidentifikasi hal yg berhub dg biaya,jadwal,personil,sumber daya, pelanggan&mslh terhadap P/L); b)resiko teknis (mengancam kualitas dan ketepatan waktu P/L yang akan dihasilkan. Bila resiko mjd kenyataan, implementasinya mjd sgt sulit/tdk mgkn. Resiko ini mengidentifikasi desain potensial, interfacing, verifikasi&mslh pemeliharaan. Factor resiko ini yi: ambiguitas,spesifikasi,ketdkpastian teknik,keusangan teknik&teknologi yg leading edge, resiko ini tjd krn mslh lbh sulit dr yg dibayangkan.); c)resiko bisnis (mengancam viabilitas P/L yg akan dibangun, membahayakan produk/proyek.

SISTEM OPERASI
Antara lain kita akan belajar mengenai :
Sistem Operasi Pada Televisi
Awal mulanya sejak ditemukan lebih dari 100 tahun yang lalu, televisi hampir tidak mengalami perubahan yang berarti dari sisi bentuk. Namun beberapa penyempurnaan terus diberlakukan, seperti yang awalnya televisi masi berwarna hitam putih kemudian membuat menjadi berwarna dan menambahkan fasilitas digital.
Pada mulanya televisi masi berlayar cembung, kemudian perubahan yang cukup spektakuler pada bentuk terjadi ketika diperkenalkan televisi tabung berlayar datar (Flat). Kelebihan utama layar datar ialah meminimalkan distorsi, terutama pada bagian ujung-ujung layar, sehingga tampilan gambar akan lebih menyerupai aslinya.
Selain itu, layar datar lebih meminimalkan pantulan cahaya, karena cahaya dipantulkan merata pada seluruh bidang, sehingga menghindarkan kelelahan mata. Selain itu seiring perkembangan jaman telah ditemukan teknologi televisi yang lebih mutakhir lagi yang dibuat oleh perusahaan – perusahaan yang memproduksi televisi demi memperebut pasar konsumen yang tinggi di tengah – tengah masyarakat. Berikut ini adalah data serta sistem operasi yang terdapat pada televisi merk LG & Toshiba berikut serta kelebihan serta kekurangan yang dimiliki televisi tersebut

* Televisi LG
Conventional Televisi
Rangkaian conventional Televisi yang akan memberikan warna dan nilai tersendiri bagi hiburan di rumah Anda. LG Electronics memperkenalkan maha karya dari teknologi terbaru LG untuk layar televisi, yang akan membuka jalan untuk televisi masa depan, yakni Televisi Layar Datar FLATRON. Nikmati dunia keindahan, kualitas tertinggi layar televisi Anda, dengan layar yang benar-benar datar dari teknologi LG.
LCD Televisi
LG mempersembahkan televisi dengan teknologi terbaru yang memberikan anda anda sekalian kenyamanan dalam menonton televisi. Yakni dengan dikeluarkannya LCD TV. LCD TV ini menggunakan tabung yang berukuran lebih kecil ketimbang televisi dengan layar datar seperti biasanya. Sehingga lebih tidak makan tempat.Harga juga pastinya lebih mahal dibandingkan televisi dgn layar datar maupun layar cembung.
Televisi Projection
Yaitu digunakan untuk melengkapi kemewahan Home Theater di tempat anda dengan TV Projection LG, Menambah keasyikan anda menonton dengan menggunakan Projection LG dan merasakan gambar yang lebih hidup. Biasanya ditujukan untuk kalangan atas karena harganya cukup mahal.
* Televisi Toshiba
. LCD TV Merk Toshiba
High contrast plasma screen
Perangkat panel display plasma (PDP) memancarkan cahaya menjadi pijar merah, biru dan hijau antara dua lembar kaca berketebalan 100 micron. Modul plasma yang baru dikembangkan melengkapi perangkat PDP tersebut. Peningkatan tingkat aperture (lubang lensa) pada dischange cell dan penyempurnaan pada elektrode transparan menghasilkan layar lebih terang. Dengan peningkatan kontras yang sangat besar, image hitam pun menjadi lebih tajam, dan lebih dari itu, warna putih pun semakin terang. Image skala abu (gray-scale) halus dengan beberapa gerakan ditekankan pada layar. Bahkan outline obyek yang dizoom terlihat menonjol. Lebih dari itu layar datarnya mampu mengurangi efek kedap-kedip, dan kecemerlangan layar semakin seragam. Baik image maupun data teks terproyeksi jelas dengan resolusi tinggi.
Multi Window
Sebelumnya, sulit menampilkan image dengan frekuensi berbeda seperti video dan PC pada layar yang sama. Kongkretnya, masing-masing image terganggu karena perbedaan dalam refresh ratenya. STASIA memasang LSI yang baru dikembangkan dengan proses pencatatan waktu dan fungsi dua layar (two-screen function). Karena itu, tampilan bersamaan dimungkinkan untuk semua jenis personal computer dan signal video.
Digital zoom
Fungsi digital zoom, yang bisa memperluas bagian arbitrer (yang berubah-ubah) pada image sampai maksimum 9 kali, dipasang dengan menggunakan semua signal input/output. Disamping itu, fungsi ini juga menyemarakkan layar dengan penempatan bagian-bagian yang menarik. Penampilan presentasi dengan menggunakan teknik ini bisa efektif.
Cara kerja lebih senyap dan casis ringan
Dengan penggunaan die-cast aluminium, struktur casis kombinasi diterapkan untuk STASIA. Sementara bodi semakin kokoh, penurunan bobot menjadi 44 kg dengan ukuran 50XP26 berhasil dicapai. Lebih jauh lagi, dengan peningkatan efisiensi pendinginan, kebutuhan menggunakan kipas pendingin semakin berkurang. Kesenyapan yang memuaskan pada tingkat 22dBA berhasil direalisasikan.
Digital RGB signal-input
Anda bisa menghubungkan STASIA ke komputer melalui konektor DVI sehingga image berkualitas tinggi akan terbebas dari kerlip dan distorsi tanpa perlu penyesuaian frase jam.
Rancangan ramah lingkungan
Toshiba telah melakukan segalanya untuk membuat monitor ini seramah mungkin dengan lingkungan. Dua fitur utama adalah penggunaan bahan campuran anti-terbakar (noncombustible) PC / HIPS sebagai pengganti tipe halogen sebelumnya. Juga cat berbasis air dengan pelarut organik rendah dibanding cat biasa sebelumnya
Masing – masing merk televisi diatas mempunyai kelebihan dan kekurangan secara umum kebanyakan orang memilih membeli tv merk Toshiba karena hasil gambar yang dihasilkan oleh tabung dalam televisinya menghasilkan kualitas gambar yang lebih tajam ketimbang LG asalkan jenis televisi nya sama ukuran dan jenisnya.

Soal harga televisi Toshiba juga pasti lebih tinggi daripada televisi LG. dikarenakan televisi Toshiba telah terlebih dahulu memiliki nama & lebih diakui ketajaman gambarnya oleh konsumen yang memakainya.

Pada umumnya televisi semua merk termasuk Toshiba dan LG semakin besar ukuran inch televisinya semakin tajam gambarnya. Dikarenakan hasil resolusi yang hasilkan oleh tabung yang terdapat dalam televisi tersebut lebih besar.

Sistem Operasi yang terdapat dalam televisi ini antara lain listrik mengalir dari rumah menuju kedalam televisi kebagian kapasitor sebagai pembangkit listrik di dalam televisi kemudian tantena yang sebelumnya sudah terpasang bertugas mencari channel siaran sampe kemudian tabung dalam televisi menyala ehingga dari depan kita bisa melihat tampilan gambarnya beserta siarannya. Tapi selain gambar,suara juga dihasilkan oleh televisi ini.

Kualitas suara yang dihasilkan masing- masing televisi berbeda tergantung dari tipe speaker yang ada di televisi. Ada 2 macam tipe kualitas suara yang ada dalam televisia ada yang mono dan ada yang stereo. Lebih bagus kualitas suara stereo dibandingkan yang mono. Televisi stereo menggunakan speaker 2 buah ato lebih yang biasa diletakan dikanan dan dikiri layar. Sedangkan televisi mono biasanya hanya menggunakan 1 buah speaker saja. Soal harga televisi yang menggunakan speaker mono pasti lebih murah dibandingkan televisi dengan speaker stereo. Bahkan sekarang televisi stereo sudah ada yang dilengkapi dengan surround.

Disamping itu ada feature – feature program yang disediakan dalam televisi diantaranya tombol menu. Dalam tombol menu ini diantaranya terdapat pilihan picture.dalam picture terdapat beberapa pilihan antara lain :

– Colour  Digunakan untuk mengatur warna gambar dalam televisi
– Bright  Digunakan untuk mengatur terang gelapnya gambar dalam televisi.
– Contrast  Digunakan untuk mengatur terang gelapnya warna gambar
– Sharpness  Digunakan untuk mengatur ketajaman gambar.
– White Tone
– Fine Tuning  Digunakan untuk mencari channel siaran dari antena televisi yang sebelumnya sudah dipasang terlebih dahulu.

Pilihan Preset didalam nya ada :

– Mode Digunakan untuk mencari channel dengan pilihannya auto dan manual.
– Search Start ( untuk memulai mencari channel).
– Position  Digunakan untuk diletakkan di nomer berapa channel yang sudah ditemukan.
Pilihan Language : pilihan bahasa yang digunakan untuk masuk kedalam menu
terdapat bahasa Indonesia, bahasa inggris, bahasa perancis

Pilihan Game : biasanya aplikasi ini merupakan aplikasi tambahan. Digunakan jika hanya ketika para penonton televisi mengalam kebosanan dalam menunggu iklan dalam siaran televisi.

Sedangkan remote yang terdapat pada televisi digunakan untuk memudahkan menekan tombol cara operasinya dengan menggunakannya ke arah sensor yang biasanya sudah ada dalam televisi. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan kinerja televisi masing – masing merk berbeda.

Demikianlah sebagian hal yang saya ketahui tentang sistem operasi yang ada pada televisi.

Berbagai ulasan mata kuliah yang telah saya sebutkan diatas masih ada banyak lagi yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu secara mendetail. Banyak pelajaran berharga yang akan dapatkan selama masuk di Jurusan Teknik Informatika. Dikemudian hari mungkin rencana untuk saya pribadi setelah lulus skripsi mungkin tidak segera memasuki dunia kerja sebagai tenaga kerja IT profesional langsung, karena saya masih mau memilih bagian apa apa aja yang cocok untuk saya kerjakan.Saya juga berterima kasih kepada semua pihak terutama keluarga , Dosen – dosen, serta temen-temen Universitas Tarumanagara yang telah selalu membantu,membimbing saya selama proses perkuliahan. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa. Semoga saja dengan berbekal pengetahuan yang saya dapatkan dari perkuliahan Teknik Informatika ini saya dapat menjadi lebih baik, lebih berguna, dan semoga saja suatu saat di hari tua saya nanti saya dapat selalu menerapkan ilmu yang saya dapat untuk mengembangkan teknologi informasi di Negara kita yang masih tergolong kurang maju dalam perkembangan teknologi informasi.Saya sungguh bersyukur berada ditempat yang benar-benar tepat untuk menimba ilmu Teknologi Informasi yaitu di Universitas Tarumanagara. Saya sungguh merasa bangga sempat menjadi Mahasiswa Di Universitas yang cukup terkenal di Indonesia ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: