Komputer Dan Masyarakat oleh Irsan

-Irsan- ( 535030175 )
Mengapa saya memilih jurusan Teknik Informatika di universitas tarumanagara ?

sebelum memulai cerita petualangan saya , saya ingin menceritakan tentang data diri dan kehidupan masa kecil saya terlebih dahulu. Nama saya Irsan , umur 21 tahun , saya anak ke tiga dari empat bersaudara dari keluarga yang biasa – biasa saja , tampang lumayan sedikit tampan dan memang agak sulit untuk dilupakan ( up’s jadi malu ), status sementara masih single , Waktu kecil saya tinggal di pulau kecil di sebelah kota palembang yang bernama Pulau Bangka . Tetapi sekarang sudah berubah status menjadi provinsi menyatu dengan pulau Belitung. Pulau Bangka merupakan suatu pulau dengan kaya akan tambang timahnya, tetapi dengan seiring berjalannya waktu sehingga untuk sekarang ini tambang timah yang ada di Bangka sudah dibatasi , mungkin karena jumlah penambang yang menginvestasi di Bangka semakin hari semakin banyak. Menurut berita yang beredar , dengan jumlah penambang yang dibatasi maka masyarakat sana yang notabene pekerjaanya sebagai penambang timah liar , sehingga harus menghentikan kegiatan yang telah lama dilakukan itu. Selain sebagai tambang timah terbesar yang ada di Indonesia , pulau Bangka juga terdapat banyak sekali pantai – pantai yang indah. Karena waktu saya tinggal di Bangka , sehingga saya hanya bisa mengingat beberapanya saja seperti pantai tanjung Pesona , pantai Parai , pantai Pasir Padi dan lain – lainnya. Pantai – pantai ini sangat indah sewaktu itu , tapi saya tidak mengetahui keadaan yang sekarang apakah masih sebagus dahulu atau tidak , karena saya sudah lama tidak pulang kampong ke tanah kelahiran. Menurut saya Pulau Bangka memiliki potensi yang cukup besar sebagai tempat kunjungan pariwisata , tetapi karena jarang diekspos atau jarang di publikasikan makanya kurang banyak yang tau tentang pulau bangka , terlebih lagi pada waktu dahulu ketika belum menjadi sebuah provinsi. Jika dibandingkan dengan Pulau bali dan pulau lombok yang memang terkenal , pulau bangka memang kalah tenar. Tetapi dengan berubahnya status menjadi provinsi , secara otomatis masyarakat Indonesia sudah banyak yang mengenal.

Sekarang kita kembali ke cerita saya , dimana kehidupan masa kecil saya di Bangka saya habiskan dari tahun 1985 sampai 1994 berarti sekitar kurang lebih selama 9 tahun. Di Pangkal Pinang Bangka saya sekolah di sekolah Budi mulia , dari TK sampai dengan kelas 3 SD. Dari kecil saya memang sudah tertarik dengan game – game yang ada pada waktu itu , seperti layaknya anak kecil lainnya juga. Mulai dari permainan Lego yang merupakan jenis permainan bongkar pasang , dimana kita bisa mendesain sendiri bentuk pesawat , robot , mobil tempur dan lain – lainnya sesuai desain yang diinginkan. Pada waktu SD kelas 1 , saya sudah mulai mengenal game console yaitu Nintendo. Game console pertama yang saya mainkan ini dibelikan oleh ayahku yang kebetulan sering berpergian ke Jakarta untuk keperluan bisnis. Game pertama yang saya mainkan adalah Mario bross , yang mana bentuk alur jalannya yang masih 2 dimensi dari kiri ke kanan secara monoton. Tetapi game itu yang membuat saya tertarik untuk mencoba game – game yang lain seperti delta forces , bucki o’her , wrestling , ballon fight dan masih banyak game yang lainnya. Pada waktu kelas 3 SD ayah saya memutuskan untuk mengajak saya dan keluarga untuk pergi meninggalkan pulau Bangka dan mulai merantau pindah ke Jakarta. Di Jakarta pada awal kedatangan , saya dan keluarga tinggal bersama saudara yang tinggal di Jakarta untuk beberapa minggu. Selama tinggal di sana , ayah saya mencoba mencari tempat tinggal yang nyaman untuk ditinggal tetapi tidak terlalu jauh dari perkotaan. Dan akhirnya ditemukan rumah di daerah Bekasi , yaitu suatu daerah di pinggiran Jakarta. dari waktu saat itu sampai sekarang saya masih tetap tinggal di Bekasi . Kota Bekasi ini cukup nyaman untuk ditinggal , terutama untuk daerah perumahan saya. Kota Bekasi juga tidak terlalu macet jika dibandingkan Jakarta , itu bisa dipahami berhubung banyak masyarakat kota Bekasi yang bekerja di Jakarta , sehingga menumpuklah semua di kota Jakarta ketika jam – jam pergi ke kantor. Selain jalanan yang tidak terlalu macet , akses ke jalan Tol dari rumah saya juga cukup dekat sehingga memudahkan jika ingin berpergian ke kota lain. Imbas dari banyaknya masyarakat kota Bekasi yang bekerja di Jakarta , menyebabkan terjadinya macet yang luar biasa pada pagi hari , baik itu jalanan di dalam Tol maupun di luar Tol. Satu kekurangan yang saya liat dari kota Bekasi ini , yaitu jalanannya banyak yang rusak dan bolong – bolong. Terutama untuk daerah yang banyak di lewati oleh truk – truk besar maupun truk – truk gandeng. Karena sudah menjadi suatu hal yang terbiasa , maka ada orang yang mengatakan “ jika ingin pergi ke Bekasi , tidur saja ketika naek bus jurusan Bekasi. Ketika bus sudah bergoyang – goyang maka itu artinya sudah sampai ke Bekasi.” . Saya melanjutkan sekolah di Bekasi sejak kelas 4 SD di SD Moggallana , sekolah yang tidak terlalu besar dan terletak di sebelah perumahan rumah saya. Tetapi walaupun tidak terlalu jauh pergi dan pulang sekolah saya ikut mobil jemputan yang disediakan dari pihak sekolah. Setelah lulus SD , saya melanjutkan SMP di sekolah yang sama yaitu SMP Moggallana. Karena saya merupakan alumnus dari SD di Moggallana juga , maka sewaktu masuk ke tingkat SMP saya tidak perlu melewati tes lagi. Ketika SMP kelas 1 saya masih ikut mobil jemputan , tetapi setelah Kelas 2 saya sudah mulai mencoba untuk pergi dan pulang ke sekolah dengan naik angkutan umum atau yang biasa di daerah saya disebutnya KOASI. Awalnya memang sulit tetapi berhubung setiap pergi dan pulang saya selalu bersama teman – teman , maka lama – lama saya juga terbiasa dengan menggunakan angkutan umum. Sewaktu SMP dengan menggunakan angkutan umum saya mendapatkan berbagai macam pengalaman , dari gelantungan di pintu mobil , dipalak / ditodong di jalan raya sampai ditodong di dalam mobil angkutan itu sendiri oleh anak dari sekolah lain maupun dari anak – anak SMU yang juga baru pulang sekolah. Waktu itu memang biasanya saya tidak melawan karena memang tidak bisa melawan , selain jumlah penodong yang lebih banyak. tubuh mereka pun jauh lebih besar. Dan pada waktu SMU , saya habiskan bersama sekolah Cindera Mata yang merupakan sekolah yang cukup besar di perumahan Harapan Indah. Jika ada yang mengatakan bahwa masa – masa SMU itu merupakan masa – masa yang paling indah , mungkin ungkapan itu benar. Karena saya merasakannya bersama teman – teman yang ada di sekolah Cindera Mata. Terutama ketika terjadi penjurusan waktu kelas 3 , dimana saya memilih jurusan IPA. Walaupun kelas 3 IPA ternyata teman – teman saya disini semuanya kompak , asik untuk pergi – pergi bersama , tidak ada yang terlalu kutu buku , semuanya membaur satu sama lainnya. Saya masih ingat juga sewaktu acara perpisahan untuk kelulusan SMU dilakukan disalah satu hotel di Bekasi , dengan acara Promp night. Disana saya dan beberapa teman ikut mengisi acara dengan menyumbangkan lagu dari band yang dibentuk secara mendadak. Pada acara itu tidak ada tetes tangis sedikitpun , karena saya dan teman – teman tau , bahwa pertemanan kami semua bukan berhenti sampai disini saja , melainkan terus berlanjut untuk kedepannya. Dan sampai sekarang pun , saya masih tetap akrab dengan teman – teman SMU – ku di Cindera Mata. Biasanya setiap tahun kami mengadakan acara gathering / reunian untuk berkumpul – kumpul bersama teman – teman lama yang sudah jarang bertemu. Biasanya dilakukan di rumah salah seorang teman yang cukup luas , dengan melakukan sharing cerita kabar terbaru , bakar – bakar makanan seperti ayam , ikan. Jika tidak ada acara reunian , maka biasanya setiap malam tahun baru saya dan teman – teman pergi keluar bersama mengelilingi kota Jakarta dengan menghirup udara asap mengebul.

Dahulu waktu kecil saya tergolong anak yang biasa saja dalam hal pelajaran , kecuali satu pelajaran yang umumnya tidak disukai tetapi saya sangat menyukainya yakni matematika. Kalau didalam kelas untuk pelajaran yang lain memang saya kurang menonjol , tetapi klo sudah ada tugas tentang matematika saya jagoannya ( pede ). Hal ini berlangsung terus dari SD , SMP , SMU , dan kuliah. Ketika Ujian Nasional Smu Nilai matematika saya tertinggi ke dua disekolahkuw , cukup menyenangkan berhubung saya jarang mendapat ranking yang bisa diliat dengan satu tangan. Tetapi sayangnya dengan seiring bertambahnya usia rumus – rumus yang dulu sangat saya hapal sekarang perlahan – lahan agak memudar , itu mungkin faktor alami karena tidak pernah dipakai lagi. Tapi saya cukup bersyukur karena dengan itu otak jadi cukup terasah dalam berhitung , terutama menghitung uang ( up’s malu lagi ).

Pada waktu SMP , saya mulai dibelikan game console yang baru selain Nintendo. Karena Nintendo itu sendiri sudah mulai kuno dan jarang ada yg main , maka saya meminta dibelikan SEGA. Dari segi grafik game – game yang dapat dimainkan di SEGA jauh lebih bagus dibandingkan Nintendo. Pada SEGA juga sudah mulai mengenal bentuk game 3D yakni game dengan tiga dimensi yang mana bukan lagi gerakan monoton seperti yang ada pada Nintendo , tetapi bisa bergerak lebih leluasa. Game 3D pada SEGA pertama yang saya mainkan adalah Sonic3 , untuk game lainnya saya liat masih belum terlalu banyak yg menerapkan sistem 3D games. Ketertarikan saya pada game masih berlanjut , kemudian pada SMU saya membeli Sony Playstation ( banyak orang menyebutnya dengan sebutan PS1 ) dari hasil tabungan yang sudah terkumpul lama. Pada PS1 ini saya mulai bisa melihat kerennya sebuah game , dimana terdapat cuplikan – cuplikan film pada awal setiap game akan dimainkan. Selain itu juga terdapat animasi dan tokoh – tokoh karakter yang lebih terkesan nyata karena hampir setiap gamenya menerapkan sistem 3 dimensi. Selain dari keunggulan grafik , PS1 juga memiliki keunggulan lainnya yaitu user bisa menyimpan data ( save data ) pada game yang sedang dimainkan , sehingga suatu ketika kita dapat menghentikan game , kemudian data disimpan untuk dilanjutkan pada esok hari. Data – data tersebut disimpan ke dalam suatu data storage yang disebut memory card. Jenis – jenis game yang biasanya banyak memakan banyak data untuk disimpan adalah jenis Role Playing Game ( RPG ). Game RPG yang sangat saya ingat karena ini lah game pertama yang saya anggap game terkeren dan asik untuk dimainkan adalah Final Fantasy VIII , dimana dulu saya bisa mengulang game ini sampai berulang – ulang kali untuk mendapatkan akhir ( tamat ) yang sempurna. Selain FFVIII , saya juga tertarik ketika memainkan game lain seperti Final Fantasy VII , Final Fantasy IX , Resident Evil ( Nemesis ) dan masih banyak game lainnya. Kalau bisa dibilang saya ini sangat tertarik dengan game – game keluaran dari SquareSoft yang merupakan Publisher dari game Final Fantasy. Tetapi sayang untuk Final Fantasy X keatas saya belum mencoba memainkan lagi karena , game tersebut hanya dikeluarkan untuk Sony Playstation 2. Saya tidak mempunyai PS2 , karena waktu itu harganya masih cukup mahal. Untuk sekarang saya menjadi tidak berminat untuk membeli meskipun harganya sudah turun jauh karena dari awal kuliah sudah banyak bermunculan game – game dari komputer terutama game online. Saya kurang tertarik untuk memainkan PC games , yang memainkannya hanya sendirian di dalam kamar sambil memandangi monitor tanpa ada komunitas ataupun chat dengan player lain. Saya lebih suka bermain game online karena memiliki komunitas sendiri – sendiri.

Awal Mula saya mengenal komputer pada waktu saya kelas 5 SD , di sekolah mulai diperkenalkan adanya pelajaran komputer / lab komputer. Tetapi hanya berbentuk DOS saja , dengan program yang dipelajari seperti Word Star. Di tahun 1997 atau sekitar kelas 1 SMP untuk pertama kalinya saya memiliki sebuah komputer sendiri , dengan spesifikasi komputer yang masih sangat minim sekali. Dimana hanya untuk menutup sebuah program yang dijalankan saja butuh waktu agak lama. Dulu komputer yang saya miliki di rumah itu hanya dipakai untuk main game saja , itupun game – game yang masih setingkat dengan game console seperti SEGA atau Super Nintendo. Dimana setiap ingin bermain gamenya harus memakai joy stick khusus. Yang saya ingat dulu ada game fighting seperti tekken , tetapi masih sangat kaku. Jika ingin memainkannya harus memakai joy stick dari SEGA Saturn. Lalu saya mulai mempelajari software ketika masuk kelas 2 SMP dimana ada pelajaran komputer di sekolah yang mempelajari tentang program – program yang dijalankan melalui DOS , seperti Dbase III , Chewriter , dan lainnya. Pada waktu kelas 3 SMP baru kemudian mulai belajar tentang Microsoft office (Word , Excel). Kemudian pada SMU saya pikir akan mendapatkan pelajaran komputer yang lebih mendalam , tetapi ternyata dugaan saya salah. Pelajaran komputer di SMU saya ternyata sama saja seperti waktu saya kelas 3 SMP , dimana mengulang belajar kembali Microsoft word dan excel. Memang pelajaran yang saya dapat dari sekolah sangat ketinggalan dimana waktu SMU saya juga belum mendapatkan pelajaran tentang komputer dengan bahasa program yang mulai spesifik seperti yang didapat oleh teman – teman saya yang sekolah di Jakarta sepert visual basic , corel draw dan lain – lain. Hal ini bisa terjadi mungkin karena sekolah saya terletak di pinggiran Jakarta , sehingga pelajaran komputer yang diberikan pun hanya sebatas yang umum saja seperti Microsoft office. Mungkin pihak sekolah mengganggap komputer masih sesuatu yang tabu atau masih sulit diterima. Walaupun begitu saya sudah cukup tertarik untuk mempelajari tentang komputer , sehingga pada setiap ada kesempatan , saya dan teman – teman sering berkumpul pada setiap hari sabtu , minggu , atau hari libur sekolah untuk mempelajari komputer bersama. Saya mendapat cukup banyak pengetahuan dengan belajar bersama seperti itu. Dengan belajar bersama , bisa mendapatkan keuntungan dengan berbagi pengalaman tentang software dan hardware. Hari – hari yang indah ketika SMU pun akan berakhir ditandai dengan berakhirnya ujian nasional negara . Setelah lulus SMU kemudian pada tingkat Kuliah baru saya tau bahwa ada terdapat banyak sekali software – software untuk programming yang dipakai. Memang pada awal masuk Kuliah saya masih tidak terlalu paham sekali seluk beluk tentang komputer , karena untuk mengetahui banyak pengetahuan dibutuhkan waktu untuk mencari , mengerti kemudian mempraktekkannya.. Setelah menjalani kehidupan perkuliahan saya mendapatkan banya pelajaran programming baik teori maupun didalam labnya yang cukup spesifik dan menarik seperti programming , design , merancang web , web programming , merancang aplikasi , networking dan lain – lain. Secara garis besar saya tidak terlalu suka programming yang sangat menguras otak ketika mendapat tugas . Yang paling saya ingat adalah ketika mengambil kerja praktek , dimana setiap kelompok diharuskan untuk membuat suatu aplikasi yang mana nantinya akan diserahkan kepada pihak perusahaan tempat saya dan teman satu kelompok mendaftarkan kerja praktek , apalagi saya mendapatkan bagian dalam hal mengerjakan program tersebut. Selain kerja praktek , setiap mahasiswa teknik informatika Universitas Tarumanagara yang mengambil skripsi diharuskan untuk membuat suatu program yang pastinya akan selalu bertemu dengan coding terus menerus. Tetapi daripada memikirkan coding untuk suatu program , saya lebih tertarik untuk mempelajari hal lain seperti Networking. Networking merupakan suatu jaringan dalam komputer yang meliputi ruang lingkup atau area yang berbeda – beda. Ada yang ruang lingkupnya kecil seperti didalam satu rumah , satu ruangan , ini termasuk Local Area Network ( LAN ) dan ada juga yang mencakup ruang lingkup yang jauh lebih luas yaitu Wide Area Network ( WAN ). Membangun sebuah jaringan pada komputer sama halnya seperti yang ada pada dikehidupan nyata , setiap orang pasti akan membangun sebuah jaringan dalam kehidupannya terutama dalam kehidupan sosialnya. Karea sesuai dengan teori pada ilmu sosiologi yang sudah lama diketahui bahwa manusia merupakan makhluk sosial , yang mana tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Nah dengan adanya jaringan dalam kumpulan komputer maka akan sangat mudah bagi penggunanya untuk berbagi informasi yang penting. Selain untuk berbagi informasi , jaringan pada komputer juga dapat digunakan untuk melakukan suatu koneksi terhadap komputer lain yang letaknya dekat maupun jauh. Koneksi yang dimaksud bisa dengan chatting , maupun dengan bermain game bersama dan bergabung kedalam komunitas seperti yang sudah banyak dilakukan oleh anak – anak muda sekarang.

Dari cerita saya di atas merupakan alasan – alasan mengapa saya memilih Teknik Informatika sebagai jurusan dalam perkuliahan. Saya mencari tau tentang jurusan mana dalam kuliah yang banyak terdapat hitung – hitungan tetapi itu bukan fisika atau kimia , dan akhirnya ketemu lah Teknik Informatika yang juga ternyata setelah saya memilih jurusan ini , selain banyak hitung – hitungan , terdapat lebih banyak pembelajaran tentang seluk beluk komputer khususnya software , programming , design , web programming , networking dan lain – lain. Hal ini pula yang membuat saya semakin tertarik untuk memilih teknik informatika sebagai jurusanku. Karena waktu saya sewaktu lulus SMU sebagian besar saya habiskan duduk di depan komputer untuk bermain game online , sehingga rasanya tidak menjadi masalah kalau Jurusan yang akan saya ambil nanti berhubungan dengan komputer. Itu kalau secara teknis , tetapi kalau dilihat dari letak geografisnya , yang mana Universitas Tarumanagara merupakan kampus dengan letak yang paling strategis menurut saya. Karena secara tranportasi letaknya dekat dengan akses ke jalan Tol , dan dekat dengan terminal Grogol sehingga memudahkan bagi mahasiswa nya untuk pergi dan pulang dari dan ke kampus. Seperti saya , yang harus pergi dan pulang dari bekasi – Jakarta lewat jalan Tol setiap hari , tetapi karena letak jalan Tolnya sudah berada di depan kampus jadi tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melewati jalan arteri , belum lagi ditambah dengan adanya sistem three in one di jalan menuju semanggi. Selain dilihat melalui segi transportasi , kampus Universitas Tarumanagara juga memiliki akses untuk pergi ke Mal – mal terkenal di Jakarta. Contohnya adalah seperti Mal Taman Anggrek yang letaknya tidak lebih dari 2 kilometer dari kampus Universitas Tarumanagara dan seperti Mal Ciputra yang letaknya berada tepat di sebelah kampus 2 Universitas Tarumanagara. Dengan fasilitas yang diluar teknis ini saya rasa kampus Universitas Tarumanagara sudah sangat lengkap untuk disebut sebagai tempai belajar , tempat untuk mencari teman atau pergaulan , tempat untuk bersantai , maupun untuk mencari jodoh. Jika kena tilang untuk daerah di sekitar Jakarta – barat ? jangan bingung , karena letak pengadilan untuk daerah kawasan Jakarta – barat terletak hanya beberapa meter dari kampus 1 Universitas Tarumanagara. Selain itu , terdapat juga banyak hotel dan apartemen – apartemen mewah di sekitar kampus Untar.

Sewaktu pertengahan Desember waktu kelas 3 SMU , saya mulai mencoba untuk mencari tempat kuliah untuk masa depan saya. Dan sebelum saya mendaftar diri ke universitas tarumanagara , awalnya saya bersama teman – teman SMU saya mencoba mendaftar ke Universitas tetangga yaitu Universitas Bina Nusantara ( Binus ). Dengan segala persiapan saya lakukan bersama teman – teman , seperti belajar bersama , membahas soal – soal yang ada terutama dibidang matematika yang agak sulit. Waktu tiba saatnya tes , kami pun mulai mengikuti tes masuk ke Universitas Bina Nusantara. Setelah mengikuti tes masuk ternyata saya dan beberapa teman saya lulus , tetapi ada juga yang gagal. Setelah mengetahui hasil tersebut dari internet , bagi yang lulus diharuskan untuk mendaftarkan diri kembali. Akan tetapi hanya teman – teman saya yang mengambil hasil tes itu , kemudian untuk didaftarkan menjadi mahasiswa Universitas Binus. Sedangkan saya waktu itu berubah pikiran , sehingga tidak jadi mengambil hasil tes tersebut dan tidak mengikuti daftar ulang. Dari sini banyak teman – teman saya yang menanyakan alasan saya untuk tidak jadi mengambil kesempatan itu. Tetapi saya memiliki tujuan yang lain , alasan saya yang utama adalah tadinya saya ingin mendaftar ke Nan Yang University ( NTU ) di Singapore dengan Jurusan yang sama yaitu Teknik Informatika bersama saudara sepupu saya , jadi saya menolak hasil tes tersebut. Karena suatu keadaan , saya belum sempat mengikuti tes masuk di NTU , saya akhirnya memutuskan untuk tidak jadi mendaftar ke NTU. Memang sangat disayangkan berhubung waktu itu saya tinggal mengikuti ujian tes masuk. Setelah itu saya mulai memikirkan apa yang akan saya lakukan untuk berikutnya , yang ada di dalam pikiran saya waktu itu adalah kembali mendaftarkan diri ke Universitas Bina Nusantara atau mencari Kampus lain yang memiliki rating , prestasi dan nama yang bagus di Jakarta. saya tidak memiliki pikiran untuk mengikuti UMPTN atau saringan masuk untuk ke perguruan tinggi negeri. Selain tes masuk ke Perguruan tinggi negeri yang lebih sulit dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta , secara harga juga rasanya tidak terlalu berbeda jauh. Setelah mencari Perguruan tinggi yang memiliki jurusan Teknik Informatika dengan kualitas yang bagus , maka saya menemukan salah satu kampus Terbaik yang ada di Jakarta sekarang ini yaitu Universitas Tarumanagara tercinta ini. Semua ini juga berkat bantuan dari kakak – kakak saya yang juga merupakan mahasiswa di Universitas Tarumanagara ( sekarang udah alumnus ). Saya tidak berminat lagi untuk mencoba mengulang tes ke Universitas Bina Nusantara karena saya tau bahwa Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara juga tidak kalah hebat dengan Univ Binus. Pada awal kedatangan ke Univ Tarumanagara saja saya cukup kagum liat Kampus Universitas Tarumanagara yang cukup megah , terlebih lagi baru – baru ini sudah semakin banyak dibangun gedung baru yang menambah keindahan dan kemegahan kampus Universitas Tarumanagara tercinta ini. Secara akreditasinya juga Teknik Informatika Untar termasuk grade A ( tapi itu dulu , sekarang koq jadi turun B ya ? ). Selain itu Untar juga memiliki Fasilitas yang cukup lengkap , baik dari sarana olahraga , komputer , perpustakaan ( sebentar lagi akan diimplementasikan sistem perpustakaan online ) , tempat parkir yang diperbaharui dengan ditambah parkir gedung dan juga parkir basement , dan juga mahasiswi – mahasiswi yang cukup caem dan menarik perhatian. Ditambah dengan pembangunan gedung baru yang sangat mengagumkan jika dibandingkan dengan kampus lain , kampus Untar terasa jauh diatasnya. Untuk sekarang ini setelah dibangun gedung baru di kampus 1 Univ Tarumanagara , dari kejauhan sudah nampak kelihatan layaknya sebuah hotel megah. Selain gedung baru untuk Kampus , Untar juga telah membangun sebuah rumah sakit baru yang bernama “ Royal Taruma “ sehingga mempermudah bagi para mahasiswa Jurusan Kedokteran untuk melakukan lab kedokteran , magang , maupun sebagai tempat kerja nanti ketika lulus dari Univ Tarumanagara.

Kalau bisa dibilang cukup aneh dari satu angkatan saya di SMU , ketika lulus hanya saya seorang yang masuk ke Universitas Tarumanagara. Teman – teman yang lain tidak ada yang memilih Univ Tarumanagara sebagai pilihan perguruan tinggi untuk kuliahnya. Jadi saya merasa benar – benar seperti petualangan baru dalam hidup dimana sebelumnya , ketika awal masuk perkuliahan saya tidak mengenal satu orang pun. Tapi dengan ini kuliah di Untar menjadi sangat menarik karena memulai semuanya dari awal , bisa mendapat teman – teman yang aneh , unik , ga jelas dan lain – lain.

Saya masih teringat jelas ketika awal menapaki studi di Universitas Tarumanagara , dimana para mahasiswa dan mahasiswi baru harus melewati yang namanya POLMA atau yang sering disebut ospek. Pada hari pertama , semua teman – teman satu angkatan saling berkumpul di lapangan dan dipisahkan sesuai dengan jurusan masing – masing. Datang tak boleh bawa kendaraan pribadi , jadi dari jauh – jauh sudah turun supaya tidak ketahuan oleh senior. Bagi para mahasiswa , diharuskan untuk memotong rambutnya sampai cepak botak dan berjemur dilapangan sambil diberikan instruksi – instruksi seperti senam dan lari – larian. Ada yang menjadi ketua pimpinan yang diambil dari salah satu mahasiswa untuk memberikan gaya – gaya senam kepada teman – temannya. Ketika ada yang telat maka di suruh push up dan melakukan senam ditempat yang terpisah. Hari kedua , POLMA tidak dilakukan ditempat terbuka lagi atau outdoor , melainkan di dalam lapangan basket Univ Tarumanagara kampus 2 yang terletak di lantai 8. disana kami diajarkan lagu – lagu maut khusus untuk anak FTI , seperti MARS FTI , aku anak infor , dan ada beberapa lagu – lagu yang di plesetkan dengan diubah kata – katanya oleh para senior. Setelah diajarkan , kemudian akan dites dengan dipilih secara random untuk menyanyikannya. Bagi yang tidak bisa menyanyikannya maka akan disuruh berdiri didepan , lalu berdiri di atas Meja yang telah disediakan untuk kemudian dipaksa bernyanyi kembali. Disana juga ditentukan kelompok secara per baris. Waktu itu saya masuk ke dalam kelompok marvin the marvians sebagai ketua kelompok. Pada hari – hari berikutnya baru POLMA terasa cukup mengasyikkan karena ada banyak game – game yang dilakukan. Yang saya ingat adalah pertama menyanyikan yel – yel tiap kelompok , kemudian ada event makan bersama – sama kelompok dengan mencampur adukkan semua makanan yang telah disuruh untuk dibawa ke dalam suatu karung kemudian dikocok – kocok dan dimakan bersama – sama. Soal rasanya jangan ditanya lagi , yang pasti hancur lebur benar – benar rasa yang luar biasa. Tetapi berhubung makannya bersama – sama teman yang lain semua jadi mengasyikkan. Secara keseluruhan POLMA berlangsung sangat melelahkan , dimana para senior yang bertindak selaku panitia bertindak selayaknya jagoan dengan meneriaki saya dan teman – teman. Selain itu ada yang disuruh lari keliling kampus , push – up dan lain – lain. Saya kebagian disuruh jongkok dengan tangan disilang memegang kuping , ini sangat melelahkan. Tetapi syaa masih beruntung karena tidak masuk ke ruangan eksekusi. Semua Ini sungguh – sungguh pengalaman yang menyakitkan sekaligus menyenangkan karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Tidak lengkap cerita tentang pengalaman masa – masa Kuliah kalau tidak mengikuti POLMA ini.

Setelah masa orientasi selesai , kemudian mulaihlah perkuliahan di Teknik Informatika Untar. Pada awal , kami satu angkatan masih diberi seragam khusus ketika mengikuti perkuliahan , yaitu berupa baju batik dengan celana bebas ( kalau tidak salah ). Puncak dari perayaan POLMA oleh para senior itu terjadi pada saat IDO atau Informatix Days Out. IDO ini dilaksanakan beberapa minggu setelah kegiatan perkuliahan dimulai. Pada kegiatan ini , semua diajak ke suatu tempat diluar kampus tetapi saya lupa nama tempatnya. Disini pada awal hari pertama , saya dan teman – teman masih disiksa dengan kegiatan yang menyehatkan seperti Mandi di kolam Lumpur , senam subuh – subuh dengan suhu yang cukup dingin , dan juga tidak lupa jamboree yaitu patroli tengah malam dengan dibagi per kelompok juga untuk menelurusi jalan yang telah ditentukan oleh panitia. Kemudian pada hari terakhir baru diadakan acara penutupan yang berarti berakhirnya masa POLMA untuk mahasiswa baru. Pada acara penutupan ini , diadakan upacara penutup yang diwakilkan oleh 2 orang mahasiswa dan dari ketua BEM saat itu. Sesaat acara penutupan selesai , terjadi acara lempar melempar air got dengan plastik dari mahasiswa baru ke arah senior , yah mungkin ini merupakan suatu balas dendam kecil – kecilan karena sudah menyiksa kita pada mahasiswa baru. Tetapi acara lempar melempar itu dilakukan dengan perasaan gembira , tidak ada sampai terjadi perkelahian. Dari semua ini Menurut saya benar – benar merupakan pengalaman yang cukup indah untuk dikenang. Tapi sayangnya , ada beberapa teman saya yang tidak mengikuti kegiatan ini sehingga tidak bisa merasakan kenikmatannya. Mungkin mereka yang tidak ikut ini tidak akan bisa menceritakan dan merasakan pengalaman yang seru ini , walaupun dibilang capek , tapi itu bukan alasan.

Salah satu teman saya yang tidak mengikuti kedua kegiatan ini adalah yang bernama bung Aldrichenko ! sang manusia berwujud aneh dan tidak jelas yang dapat muncul setiap saat meneror setiap orang yang akan berdampak mimpi buruk yang teramat sangat pada korban – korban nya. Pertama kali saya menemukan makhluk ini ketika , masuk ke kelas untuk pertama kalinya yang mana saya tergabung dengan Kelas Ti – C angkatan 2003 dimana semua para mahasiswa rambutnya botak – botak semua . tapi ada satu orang yang terkecuali , yang pada awalnya saya dan teman – teman mengira ada senior yang salah masuk kelas. Setelah diselidiki ternyata makhluk berambut tebal yang ada ditengah – tengah mahasiswa berambut botak itu adalah teman satu angkatan saya yaitu angkatan 2003 yang bernama Aldrichenko. Aldrichenko ini lah salah satu dari beberapa teman saya yang sangat kasian karena tidak mengikuti kedua kegiatan itu. Tetapi setelah mengenal makhluk satu ini , ternyata memiliki banyak sekali manfaat , dengan IPK dia yang cukup tinggi dan otaknya yang terbuat khusus untuk membuat program dengan bentuk muka yang agak menyerupai komputer , mungkin karena dia seorang komputer freak?! Manfaat yang saya peroleh darinya adalah karena berkat dia pengetahuan saya tentang programming dapat banyak kemajuan. hasil dari programming yang diajarkan kepada saya adalah pada waktu Kerja Praktek , saya berhasil mendapat nilai yang bagus bersama kedua teman saya Christian dan willy , yakni nilai A. Selain Aldrichenko , di Untar ini saya juga banyak mendapat teman yang cukup baik dan memiliki rasa solidaritas yang tinggi . Selain itu Univ Tarumanagara juga memiliki badan organisasi yang cukup lengkap , baik tiap Fakultas memiliki BEM dan DPM sendiri – sendiri , dan juga secara umum Univ Tarumanagara ini juga memiliki BEM dan DPM Pusat. Di kampus Untar Juga terdapat kegiatan – kegiatan di luar jam kuliah seperti olahraga ( meliputi sepakbola , bola basket , karate dan lain – lain ) , kesenian , serta keagamaan yang mencakup semua agama yang diakui di Indonesia. Tetapi sangat disayangkan saya tidak pernah mengikuti kegiatan – kegiatan keorganisasian karena waktu dan jadwal kuliah yang padat. Selain itu waktu saya juga banyak dihabiskan untuk perjalanan pergi dan pulang ke kampus. Dengan waktu yang padat seperti itu , beruntung saya masih bisa mendapatkan nilai IP yang cukup. Ada tambahan satu lagi fasilitas yang dimiliki oleh Teknik Informatika Univ Tarumanagara yaitu Pengisian kartu registrasi dan rencana studi atau yang biasa disebut KRRS Online. Pengisian KRRS online ini sangat menolong bagi saya dan tentunya juga mahasiswa Teknik Informatika yang lainnya , sehingga tidak perlu datang ke kampus untuk mengisi KRRS. Sayangnya belum semua Jurusan di Univ Tarumanagara yang menggunakan sistem KRRS online , masih ada jurusan yang menggunakan sistem intranet. Salah satunya adalah jurusan Ekonomi ( Akuntansi dan Managemen ). Selain itu masih ada kekurangan pada KRRS online ini adalah ketika waktu untuk mengisi KRRS , website menjadi berat sekali untuk dibuka , mungkin kapasitasnya masih kecil untuk menampung mahasiswa yang membuka web. Selain KRRS online , sekarang Univ Tarumanagara juga membuka website baru yaitu http://lintar.tarumanagara.ac.id . website ini untuk memberikan semua keterangan tentang mahasiswa , baik itu KRS , KHS , sampai peminjaman buku di perpustakaan. Sayangnya untuk sekarang ini masih ada beberapa yang belum diimplementasikan.

Untuk jaman sekarang ini menurut saya sangat beruntung sekali bisa mempelajari tentang teknologi informasi , dimana informasi yang terus bekembang baik dari segala media. Dahulu hanya perusahaan – perusahaan besar yang memiliki komputer dan untuk kepemilikan secara personal masih jarang sekali yang punya. Mungkin dahulu harga komputer yang masih cukup mahal dan pengetahuan masyarakat tentang komputer masih sangat minim , sehingga kegunaan dari komputer itu sendiri masih belum banyak diketahui secara luas oleh masyarakat di Indonesia. Sedangkan saat sekarang ini , bisa dilihat perkembangan teknologi yang sangat cepat sekali. Perkembangan komputer di Indonesia sudah tidak kalah dari negara – negara luar. Sudah begitu banyak masyarakat yang mengenal tentang komputer dan banyak juga diantara mereka yang hidup maupun pekerjaannya sangat tergantung pada komputer. Terutama dalam hal penggunaan internet , yang digunakan untuk mencari informasi – informasi penting dan juga yang dapat menjangkau seluruh pelosok dunia tanpa batas. Di dalam internet terdapat suatu search engine yang banyak orang menyebutnya sebagai suatu “ keajaiban dunia internet “. Apalagi kalau bukan http://www.Goggle.com yang merupakan suatu search engine yang dapat digunakan untuk mencari berbagai macam informasi yang ingin diketahui dalam waktu singkat. Selain itu , bahkan sekarang ini penggunaan komputer dan internet ini telah dimanfaatkan untuk bermain game – game online , sehingga bukan hanya orang – orang dewasa saja yang menggunakannya tetapi anak – anak kecil pun sudah bisa menggunakannya secara lancar dan biasanya digunakan untuk bermain game , chatting , dan mengisi forum public.

Sekarang ini , setelah saya menjalanin kehidupan belajar saya di Universitas Tarumanagara ternyata pilihan saya terhadap Teknik informatika Universitas Tarumanagara ini saya rasa merupakan pilihan yang tepat , karena kalau saya tidak memilih Untar sebagai kampus pilihanku , mungkin saya tidak akan bisa merasakan banyak pengalaman yang selama ini sudah terjadi pada saya. Walaupun bisa dibilang Jurusan Teknik Informatika ini merupakan suatu jurusan yang cukup busuk untuk para mahasiswanya. Mengapa dikatakan cukup busuk ? yah sudah tentu saja , karena umumnya sangat jarang ada mahasiswi yang mengambil Jurusan Teknik Informatika ini dalam perkuliahannya. Umumnya para mahasiswi lebih banyak memilih untuk mengambil jurusan yang lain seperti ekonomi , kedokteran , design grafis dan yang lainnya selain teknik. Tetapi itu semua bukan untuk menjadi alasan , makanya saya tetap mengambil jurusan Teknik Informatika karena lebih mementingkan masa depan. Setelah sukses , saya rasa tidak sulit untuk mendapatkan impian yang diinginkan. Walaupun untuk sekarang ini saya belum menyelesaikan kuliah di Universitas Tarumanagara , tetapi saya sudah bisa mendapatkan cukup banyak keuntungan. Salah satunya adalah dengan mengambil jurusan Teknik Informatika ini telah memberi inspirasi kepada saya untuk mencoba membuka usaha dengan memanfaatkan pengetahuan tentang komputer dan networking. Saya mulai mencoba membuka usaha bagian menyewakan jasa komputer pada tahun 2005 , atau yang sering disebut warung internet ( warnet ). Pada awalnya saya memang tidak mengerti bagaimana itu cara membangun sebuah jaringan , akan tetapi secara perlahan – lahan saya mulai mencoba belajar dari teman yang saya minta tolong untuk membangun jaringan pada awalnya , sampai akhirnya mengerti setelah mencoba mempraktekkannya. Selain mengatur jaringan yang ada pada komputer – komputer , yang cukup sulit juga untuk mengatur koneksi yang masuk dan kemudia dibagikan ke setiap komputer. Saya mencoba untuk tidak hanya memberikan fasilitas internet kepada pelanggan untuk browsing tetapi juga saya menjadikan usahaku ini sebagai sebuah game center. Yang artinya juga menyewakan jasa komputer untuk bermain game – game terbaru yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Kebetulan hobi saya yang sudah muncul sejak lama yaitu dalam hal berkecimpung di dalam urusan bermain game console , dan juga game – game online , dapat memberikan saya banyak pengetahuan tentang menangani game – game yang ada seperti dari installing sampai update terbaru . oleh karena hobi itu juga sehingga saya sangat menikmati dalam menjalankan pekerjaan ini sehingga dapat memberikan keuntungan dan kenyamanan ketika menjalankannya. Seperti kata orang – orang bijak “ cobalah untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan hobi anda , karena itu akan sangat mengasikkan ketika dijalankan “ ( dikutip dari khayalan saya sendiri hehe ) , yang membuat saya tertarik untuk mempelajarinya dan mungkin cocok dengan usaha yang sedang saya bangun ini. Tetapi nanti setelah saya lulus dari Teknik Informatika Univ tarumanagara , saya tertarik untuk mencoba melamar untuk bekerja ke perusahaan – perusahaan sebagai suatu pengalaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: