Komas oleh Antony

Antony Hartono 535020161

Mengapa Saya Mengambil Kuliah Jurusan Teknik Informatika Di Universitas Tarumanagara ??

Pertama tama saya akan menceritakan mengapa saya tertarik pada dunia computer pada awalnya saya memang sudah gemar computer sejak saya duduk dibangku SD. Pada saat itu saya sangat senang sekali ketika di beliin computer yang pada saat itu cukup mengeluarkan banyak kocek diakrenakan sudah merupakan teknologi tercanggih pada saat itu. Saya pun dengan senang hati bermain –main dengan computer tersebut meskipun masi menggunakan Motherboard 486yang pada saat itu masi menggunakan operating system under DOS. Saya merasa asik saja bermain. Begitu dengan adik saya perlahan waktu demi waktu pun kami berdua bergantian memakai komputer tersebut dengan hanya tujuan untuk bermain main saja.hingga pada saat saya duduk di bangku smu saya mulai mengerti menggunakan computer tersebut secara lebih mendalam. Saya mulai menggunakan computer tersebut untuk membuat tugas tugas dari sekolah. Di tambah lagi dengan adanya tiap seminggu sekali di sekolah mengadakan mata pelajaran computer. Tiap kali masuk lab saya cukup bersemangat berlatih bagaimana mendalami seluk beluk computer yang pada awalnya dari software kemudian perlahan lahan menjadi hardwarenya. Dari rasa iseng dan rasa pengen coba coba saya menjadi tertarik dan semenjak itu saya merasa computer sangat dekat sekali dengan saya. Tiap pelajaran yang di berikan oleh bu guru saya sungguh menyimaknya dengan baik dengan langsung dibarengin latihan. Saya selalu merasa tidak mau kalah kalo melihat teman teman sekitar lebih cepat menyelesaikan pekerjaan yang berhubungan dengan computer. Saya ingat jelas yang pada saat saya duduk di bangku kelas SLTP 3 saya mendapat pelajaran tentang bagaimana menggunakan microsoft Excel. Saya sungguh sangat enjoy banget. Di tambah lagi bu guru yang sabar melatih saya dengan sabar. Saya pun mulai tambah tertarik untuk mengenal banget tentang computer. Benih tergila gila akan computer pun sapa saat itu mulai muncul dalam benak diri saya. Saya pun memutuskan untuk segera memutuskan bahwa computer lah masa depan saya. Orang tua saya selalu mendukung tentang apapun yang saya minatin. Orang tua sayapun sudah mengetahui dari pihak sodara sodara bahwa computer bakal meledak di kehidupan yang akan datang.akhirnya pun orang tua saya. Namun setelah itu saya menggunakan rasa ketertarikan itu hanya sekedar bermain hari demi hari tanpa mengerti apa manfaat sebenarnya dari sebuah computer bagi kehidupan dan masa depan saya. Pada jaman dulu, dunia IT memang belum banyak diminati oleh banyaknya kalangan pada saat itu. Hal ini bisa dibuktikan bahwa lulusan-lulusan mahasiswa jurusan ilmu komputer atau di bidang IT sangat sedikit jumlahnya dibandingkan dengan lulusan-lulusan dari jurusan ekonomi. Akan tetapi, terjadi sedikit perkembangan setiap tahunnya seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat, contohnya penggunaan internet yang semakin lama semakin meluas. Dari penggunaan internet, setiap orang dapat mengetahui segala macam bentuk informasi yang ada baik yang dibutuhkan maupun yang tidak dibutuhkan. Segala macam bentuk informasi yang ada pada internet telah tersedia secara lengkap dan menjadi sarana atau media bagi setiap orang untuk mendapatkan informasi. Walaupun terjadi peningkatan pada penggunaan internet, tetapi tetap saja tidak menimbulkan hal yang berarti, karena banyaknya orang yang bisa menggunakan komputer untuk memasuki dunia maya tetapi tidak bisa memaksimalkan kegunaan informasi dari dunia maya tersebut. Penggunaan internet atau dunia maya merupakan salah satu bukti bahwa teknologi semakin berkembang dan hal ini sudah tampak dengan penggunaan teknologi di berbagai bidang lainnya yang dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang seiring dengan perkembangan jaman, dunia teknologi juga sudah mengalami kemajuan yang cukup berarti, dan juga sama halnya dalam bidang ilmu komputer atau dalam bidang IT. Pada jaman dahulu, sumber daya manusia dalam bidang IT sangatlah sedikit atau terbatas. Bisa dikatakan belum adanya sebuah universitas yang mampu menghasilkan lulusan IT yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan, selain itu perkembangan teknologi yang terjadi pada saat ini jauh lebih pesat daripada jaman dahulu. Bisa dihitung dengan jari pula bahwa banyaknya universitas-universitas yang mempunyai jurusan IT tetapi tidak sesuai dengan syarat-syarat yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Syarat-syarat yang dibutuhkan tersebut tidak lain adalah hanya untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan luar negeri yang dimana sumber daya manusia dalam bidang IT sudah lebih dahulu mengalami kemajuan.

Akan tetapi, pada saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan luar negeri yang mulai mencari atau memperkerjakan lulusan-lulusan dalam bidang IT yang dimana diambil dari universitas-universitas yang ternama. Bisa dikatakan pula, ini merupakan suatu prospek yang cerah dalam upaya untuk meniti karier di masa yang akan datang apabila telah mempelajari bidang IT dan apabila dapat pula menguasainya. Dibidang kedokteran contohnya, para dokter yang berada di luar negeri dapat mengoperasi pasien dengan bantuan jaringan internet dan sebagainya. Kemudian warnet juga berjalan dengan bantuan topologi yang ada di dalam ilmu TI, dan bukan warnet saja akan tetapi PT – PT besar ataupun kecil menggunakan TI dalam menjalankan kegiatannya. Dalam bidang psikologi, disana diperkenalkan software untuk pengujian sebuah alat tes yang berguna untuk membantu menyelesaikan tugas – tugas dibidang tersebut. Kemudian didalam bidang penerbangan, sekarang sangat berkembang pesat memesan tiket pesawat terbang dengan menggunakan internet dan dengan harga yang sangat murah. Lalu dibidang perbankkan, ada nya atm, membayar lewat ponsel dan banyak macamnya. Dalam bidang apapun TI sangatlah begitu penting, jika tidak ada TI mungkin kita semua masih hidup dalam kesulitan dalam melakukan transaksi, mengirim data dengan super cepat, atau bahkan kita masih mengirim surat dengan pos surat. Atau kita membeli barang dengan tempat yang sangat jauh dengan cara ketempat itu dan membelinya, padahal dengan TI kita bisa melakukan itu semua lewat internet, begitu cepat, aman dan mudah, serta kita dapat melihat – lihat barang apapun juga yang kita cari ataupun koleksi – koleksi yang ditawarkan disana. TI begitu sangat menarik untuk saya pelajari dan saya dalami, sehingga ada dorongan yang kuat untuk memilih bidang TI untuk melanjutkan pendidikan saya.

Ini merupakan salah satu pemikiran atau alasan utama mengapa saya memutuskan untuk mengambil jurusan IT ini.Sejarah IT, pada dasarnya kita mengetahui bahwa manusia adalah mahluk sosial, disamping sandang, pangan, dan papan sebagai kebutuhan utamanya, maka sebagai mahluk sosial manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara sesamanya sebagai kebutuhan utamanya untuk dapat saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Perkembangan ilmu komputer semakin lama semakin mengalami peningkatan yang cukup berarti. Hal ini dapat dilihat pada banyaknya orang yang telah menggunakan komputer untuk membantu pekerjaannya sehingga lebih mudah, dan dari perusahaan-perusahaan yang sudah banyak menggunakan sistem yang terkomputerisasi. Maka mulailah manusia mencari dan menciptakan sistem dan alat untuk saling berhubungan tersebut. Dari penggunaan internet, setiap orang dapat mengetahui segala macam bentuk informasi yang ada baik yang dibutuhkan maupun yang tidak dibutuhkan. Segala macam bentuk informasi yang ada pada internet telah tersedia secara lengkap dan menjadi sarana atau media bagi setiap orang untuk mendapatkan informasi. Walaupun terjadi peningkatan pada penggunaan internet, tetapi tetap saja tidak menimbulkan hal yang berarti, karena banyaknya orang yang bisa menggunakan komputer untuk memasuki dunia maya tetapi tidak bisa memaksimalkan kegunaan informasi dari dunia maya tersebut. Penggunaan internet atau dunia maya merupakan salah satu bukti bahwa teknologi semakin berkembang dan hal ini sudah tampak dengan penggunaan teknologi di berbagai bidang lainnya yang dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangan Teknologi Informasi sangat cepat terutama dalam bidang Internet secara langsung mampu menggeser bahkan merubah sistem dan pola hidup manusia, perkembangan tersebut memicu munculnya aspek-aspek sosial yang dapat dikatakan baru, atau aspek-aspek sosial lama yang muncul dengan cara baru.Salah satu dari aspek-aspek tersebut antara lain; Setelah berkembangnya Internet, sumber Informasi menjadi lebih beragam dan luas; Jarak dan Waktu bukan lagi kendala yang utama; munculnya sistem pembelian dan pembayaran On-line; mengadakan rapat secara bersamaan dan langsung dari berbagai tempat; perubahan dalam bidang hukum dan perundangan; pertukaran dan asimilasi nilai-nilai budaya yang cepat sampai Carding; Hacker; Cracker; bahkan Pornografi. Hacker adalah Pengguna komputer yang menggunakan kemampuannya memasuki jaringan Internet untuk memperoleh akses yang diproteksi, mempelajari sistem, dan memodifikasinya, sebagaian hacker melakukan hal tersebut untuk kesenangan semata. Perubahan nilai yang muncul dari aspek sosial internet menuntut pergerakan dengan cepat menyiapkan infrastruktur dan faktor-faktor yang bersangkutan dengan bidang tersebut, atau akan tertinggal, karena Internet merupakan salah satu jembatan penting untuk masuk dalam kancah dunia. Oleh karena itu saya memilih Teknik Informatika sebagai pilihan saya karena dunia IT memiliki prospek yang sangat bagus di masa yang akan datang. Walaupun di Indonesia biaya internet masih terbilang mahal jika dibandingkan dengan negara=negara lain dikarenakan masih tergolong barang mewah sehingga masih menghambat perkembangan IT tetapi perkembangan IT di indonesia ini juga sudah terbilang pesat.

Kemajuan atau perkembangan teknologi yang sangat pesat tersebut bukan hanya terjadi karena banyaknya jenis-jenis komputer baru yang terus bermunculan, tetapi juga perkembangan dalam hal perangkat lunak atau software dan perangkat keras atau hardware.

Memasuki tahun ketiga saya berada di SMU Karangturi SMG ketika saat saat menjelang usai ujian, saya mulai lebih tertarik lagi pada komputer, jauh lebih tertarik daripada sebelumnya yang terkesan cuma untuk main-main. Hal ini, tidak lepas dari mulai maraknya game-game online maupun offline pada saat itu di kebanyakan warnet, waktu itu ada Counter Strike yang begitu populer di kalangan anak muda dan banyak teman teman sayan pun tertarik mamainkannya, yang pada saat ini sudah menjadi sangat dikenal umum.Saya bermain berpindah pindah dari warnet satu ke warnet yang lain dengan begitu senangnya. Stress karena pelajaran sekolah pun hilang karenanya. Ketika saya berada diwarnet Saya merasakan begitu besarnya minat dan antusiasme begitu banyak orang pada saat itu, seperti juga saya. Saya berpikir, alangkah baiknya kalau minat dan antusiasme yang begitu besar itu dapat terus bertahan, tidak usang ditelan waktu.

Pada tahun ketiga itupun saya di SMU itu pula saya putuskan bahwa saya ingin melanjutkan pendidikan saya setamat sekolah nanti dengan mengambil perkuliahan yang berbau computer namun pada saat itu saya tidak mengerti jurusan apa yang tepat bagi saya. Bukan karena saya ingin menjadi pembuat game tentu saja, bukan semata-mata karena itu walau itu juga termasuk keinginan terbesar saya ketika itu karena saya melihat dan mengamati hebat bener ya orang yang membuat game seperti ini.kok bisa ya mereka merancang game sehebat ini ?? Tetapi lebih karena saya semakin merasakan bahwa komputer dan segala fasilitas-fasilitasnya sudah menjadi sedemikian terlibatnya dalam bisnis hiburan dan dunia kerja pada era ini. Bahkan saya mempunyai suatu bayangan ketika itu untuk memiliki beberapa warnet suatu saat nanti dimana game yang dimainkan disana beberapa diantaranya adalah game hasil ciptaan saya sendiri. Waktu itu tentu saja saya merasa bahwa impian saya itu terlalu berlebihan, saya seperti seorang pemimpi di siang hari saja, namun saya rasa ini adalah hal yang positif untuk setiap orang yang ingin menjadi lebih baik sebagai alat motivator ulung, betapapun mustahilnya impian itu dan begitu beratnya impian& cita cita saya itu tercapai dikarenakan pengetahuan saya mengenai computer pada saat itu masi tergolong sangat rendah.Saya hanya lebih mengerti menggunakannya saja ketimbang merawat dan menjaganya dengan baek baek . Hal ini tentu saja akan sangat membanggakan buat saya, namun saya sadari pula bahwa hal ini tidaklah mudah. Butuh perjuangan keras dan sedikit keberuntungan yang menyertai. Namun saya sudah terlanjur tertarik banyak pada komputer. Banyak juga teman saya yang berniat melanjutkan di Bina Nusantara ataupun Binus yang memang merupakan Universitas pelopor pertama IT di indonesia dan dianggap sebagai tempat pelabuhan yang bagus untuk menggeluti bidang TI. Tetapi saya tidak tahu kenapa tidak ada rasa ingin ataupun niat untuk masuk ke universitas bina nusantara tersebut walaupun saat itu banyak teman-teman saya yang memaksa saya untuk berlabuh ke sana.

Mungkin karena saya kurang begitu suka mengikuti sesuatu yang sama dengan kebanyakan orang serta letak Universitas Bina Nusantara yang sulit juga untuk dijangkau dari tempat tinggal saya karena terlalu jauh dan lalu lintas jakarta yang sangat tidak bersahabat jika saya berkuliah disana dan juga memang saya sudah berkeinginan untuk berkuliah di Fakultas Teknologi Informasi Universitas tarumanagara dari jauh-jauh hari, yang juga cukup bagus saat itu. Serta kedua orang tua saya pun selalu mendukung setiap apapun keputusan yang saya buat. Computer tidak hanya membantu orang untuk bekerja tetapi juga banyak manfaatnya. Banyak toko buku yang menyediakan berbagai macam software, antara lain permainan. Permainan di computer tidak hanya untuk orang dewasa tetapi juga disediakan untuk anak sekolah bahkan ada pula untuk anak balita pra-sekolah. Aneh memang masih balita sudah harus belajar di depan computer. Anak balita pun jaman kini sudah sudah di tuntut untuk bisa menggunakan computer. Hal ini membuktikan bahwa kemjuan jaman berpengaruh terhadap perkembangan hidup seseorang. Ternyata ada banyak manfaat dari belajar computer. Selain kita belajar untuk menyelesaikan kuliah tetapi juga dapat memberikan banyak pilihan untuk memilih pekerjaan setelah lulus.

Akhirnya sayapun mulai mempersiapkan diri untuk mengambil langkah selanjutnya, mengikuti ujian masuk universitas yang terntunya juga yang berhubungan dengan komputer. Saya pun mulai mencari cari kira kira universitas mana yang menawarkan jurusan computer dengan predikat terbaik. Pada saat itu saya beserta orang tua saya mulai mencari cari kira – kira universitas manakah yang tepat buat saya. Oh ternyata baru tau karena ada jurusan yang berhubungan dengan computer. Yang pertama teknik informatika terus system informasi, terus kemudian system computer. Saya dibantu kedua orang tua saya pun mulai bertanya tanya kepada sodara sodara siapa yang sudah berpengalaman dalam jurusan jurusan tersebut karena terus terang kami semuapun tidak mengerti langkah apa yang harus ditempuh. Kami pun mendapatkan informasi bahwa Binus sebagai universitas computer terbae pada saat itu.
Di karenakan sodara saya konon katanya kenal ama yang punya universitas tersebut. Dan beliau menyarankan untuk masuk disana aja. Bakal gampang untuk masuk ke dunia kerjaan. Katanya banyak perusahaan perusahaan besar yang akan memperebutkan fresh graduate dari sana.Setelah itu saya pun mencari informasi dimanakah saya akan mendapat formulir pendaftaran sebagai tanda peserta ujian saringan masuk universitas tersebut. Selain untuk memenuhi hobi, saya berpikir TI juga dapat digunakan dalam mencari pekerjaan yang sekarang ini tiada pekerjaan yang tidak di dasari atau dibantu oleh bidang TI, Selain itu katanya sih lulusan TI di dindonesia ini masi sangatlah minim maka sangatlah penting saya pikir untuk mengambil bidang ini. Dari semua informasi yang saya terima dari semua orang tentang TI saya pun mulai menghayalkan dunia TI di perkuliahan bagaimana, sedangkan didalam dunia SMA saja saya masih belum tahu akankah lulus atau tidak, ada perasaan senang sekaligus takut yang sangat amat dalam memikirkan bagaimana nanti UAN saya, akankah sukses ataukah gagal. Karena ada beberapa pelajaran yang sangat tidak sukai, maka dari itu saya kurang bisa menerima dan belajar dengan baik karenanya. Terlepas dari itu semua, pilihan sudah ditentukan, maka setelah itu saya dan teman saya mencari tempat kuliah yang ada bidang TI nya, karena tidak semua universitas yang ada belum tentu memiliki jurusan tersebut didalamnya. Dan saya memilih universitas swasta di Jakarta, karena dengar – dengar banyak universitas yang bagus – bagus bidang TI nya dan pada waktu itu hanya ada di daerah Jakarta dan di Bandung, maka saya memilih di Jakarta. Ok dah yes saya akan bisa bermain main sambil belajar di Jakarta. Pikir saya saat itu.

Prioritas utama saya pada saat mengambil 2 buah formulir pendaftaran adalah untuk Kuliah Di Bina Nusantara tentu saja, karena banyak pendapat – pendapat serta masukan-masukan yang menggiurkan dan wah mengenainya. Namun ada satu kekecewaan yang baru saya tahu belakangan, sayang sekali, yaitu bahwa karena saya adalah siswa kelas IPS, saya tidak diperkenankan mengambil perkuliahan untuk jurusan Teknik Informatika di universitas Binus. Yang kaget setelah saya terlanjur membeli formulir tersebut mereka baru bilang cuma menerima lulusan IPA saja untuk bole melakukan Ujian Saringan Masuk. Persyaratan itulah yang mereka gunakan. Nah pada saat itulah saya sempat bimbang, antara memilih jurusan lain atau mengambil perkuliahan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara sebagai alternatif lain. Mengambil jurusan lain ? waktu itu saya sama sekali tidak ada minat mengambil perkuliahan jurusan lain masak sih setelah saya repot-repot menetapkan hati & pikiran saya untuk mengambil perkuliahan di jurusan Teknik Informatika, saya harus berbalik haluan dan memilih jurusan lain? Hal ini akan merepotkan, begitu pikir saya, dan juga memerlukan banyak pertimbangan lain-lain lagi yang sangat bertentangan dengan apa yang saya inginkan pada saat itu. Namun untung saja saat itu saya juga sudah tahu bahwa Universitas Tarumanagara memberikan kesempatan untuk lulusan IPS. Hal ini tidak boleh saya biarkan begitu saja. Akhirnya saya putuskan, setelah melalui banyak pertimbangan dan Tanya – Tanya lagi tentang bagus ga jurusan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara ( UNTAR).Setelah berpikir pikir lebih panjang lagi okelah, Universitas Tarumanagara saja yang akan saya masukin. Saya berpikir dan menimbang – nimbang jurusan Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara pun juga sudah cukup bagus, setelah mendapatkan informasi dari tanya –tanya temen –temen, mengecek website Untar terus juga Tanya ama sodara yang pada saat itu sedang kebetulan lagi kuliah di JKT. Setelah saya benar-benar sudah mantap untuk berkuliah di sana, saya pun melakukan ujian saringan masuk berbondong-bondong dengan teman-teman saya dari SMU tempat saya sekolah, yang juga sama-sama memilih Universitas Tarumanagara sebagai tempat kami akan berkuliah dan begitu mengisi formulir pendaftaran Mahasiswa yang akan mengikuti Ujian Saringan Masuk, saya masih bingung antara 2 pilihan yang akan saya ambil yaitu Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang memang sama-sama mempelajari mengenai komputer, saya pun bertanya apa perbedaan antara keduanya kepada beberapa orang diantaranya temen temen saya, keluarga, sepupu, kakak sodara saya yang kebetulan telah masuk terlebih dahulu di jurusan teknik informatika BINUS ak hirnya saya mendapatkan jawaban di mana Teknik Informatika lebih menitik beratkan kepada software sedangkan kalau Sistem Informasi masih imbang antara software maupun hardware. Setelah itu, saya mencantumkan Teknik informatika yang saat itu merupakan jurusan yang begitu saya idamkan yang memang saya lebih ingin mengetahui software ketimbang hardware sampai saat ini sebagai alternatif pertama dan system informasi sebagai alternatif kedua jurusan teknik sipil ini diharuskan diisi oleh petugas karo adak di blok M Untar karena memang tidak boleh dikosongkan yang digunakan sebagai backup apabila saya tidak bisa lulus untuk mengambil alternative mata kuliah yang pertama.
Soal Ujian Saringan Masuk di Untar hanya meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Setelah selesai mengikuti Ujian Saringan masuk saya tinggal menunggu hasilnya yang sangat saya tunggu-tunggu. Hmm, sekitar 1 bulan mungkin saya menunggu hasil Ujian Saringan Masuk, saya juga sudah tidak ingat pasti lamanya mengingat kejadian ini sudah beberapa tahun yang lalu dan begitu tiba waktunya untuk melihat hasil Ujian Saringan Masuk, saya melihat nama saya tercantum di papan pengumunan, begitu senangnya akhirnya saya masuk ke Fakultas Teknik Informatika. Dan saya tinggal menunggu jadwal perkuliahan di Universitas Tarumanagara dimulai sambil menikmati liburan .Ujian Saringan Masuk Universitas Tarumanagara pada saat itu yang diadakan di sekolah saya Tes masuk untuk menjadi mahasiswa fakultas Teknologi Informasi di Universitas Tarumanagara tersebut ternyata meliputi tes bahasa Inggris dan tes Matematika. Saya cukup puas dengan dengan adanya kedua hal ini, karena saya merasa cukup akan kemampuan bahasa Inggris dan Matematika sayapun tidak begitu buruk. Bahkan sewaktu di sekolah saya dahulu, kedua mata pelajaran inilah yang paling sering memberikan kepuasan bagi saya. Ketika saya mampu menyelesaikan dengan hasil yang baik sungguh memberikan kepuasan tersendiri buat saya terutama dalam mata pelajaran matematika. Saya yakin standar yang ditetapkan oleh Universitas Tarumanagara untuk para calon mahasiswanya pastilah tidak sekadar main-main. Saya akan bersaing dengan begitu banyaknya kompetitor calon mahasiswa. Tes masuk yang mereka berikan pastilah sulit, begitu pikir saya. Saya berniat saya harus berjuang keras untuk meraih satu tempat di universitas ini. Universitas Tarumanagara siapa menyangka universitas inilah yang bakal menjadi tempat saya mengambil perkuliahan jurusan Teknik Informatika. Beruntung pula bahwa universitas ini menerima lulusan IPS untuk mengikuti tes masuk. Kalo enggak pada saat itu mungkin saya ga tau lagi deh akan masuk di Universitas mana lagi. Di Binus diterima juga tapi jurusan nya kurang suka yakni jurusan Sistem Informasi & Jurusan manajemen.

Yah saya pikir kalo manajemen lagi manajemen lagi ntar buntutnya pasti susah deh mencari pekerjaan apa.Karena saya denger-denger juga kebanyakan lulusan manajemen yang susah mencari pekerjaan di luaran sana. Membuka usaha sendiri harus pintar dalam bidang marketing. Bisa teliti melihat kebutuhan masyarakat saat ini. Selain itu tempat juga harus di perhitungkan. Semua itu juga di pelajari di matakuliah. Mata kuliah yang di berikan di TI tidak hanya berfokus pada bahasa pemrograman tetapi juga ada cara untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi seorang pekerja yang professional. Mata kuliah wajib memang kadang membuat mahasiswa merasa bosan dan berat tapi dengan adanya berbagai pilihan mereka bisa menentukan sendiri sesuai dengan kebutuhan. Keunggulan belajar di TI juga banyak. Sekarang segalanya sesuatunya selalu berhubungan dengan IT. jadi sebenarnya orang IT lebih banyak dibutuhkan dari pada jurusan lain . Banyak hal yang akan segera berubah dengan adanya kemajuan jaman.

Sebenarnya saya kepengennya mau mengambil jurusan yang gampang-gampang saja yaitu jurusan yang pelajaran-pelajarannya tidak sulit dan gampang lulusnya, maka dari itu aku mulai bertanya-tanya pada teman-temanku apakah jurusan yang aku pilih yaitu teknik informatika merupakan jurusan yang mudah. Pada waktu itu saya tidak tahu belajar apakah teknik informatika itu. Yang aku tahu dari jurusan itu adalah aku akan belajar komputer dengan mengketik-ketik sesuatu atau mengorek-korek isi dari komputer. Karena dari teman-temanku yang memberi penjelasan seperti itulah maka aku juga mau mengikuti mereka untuk mengambil jurusan ini apalagi kata mereka kalau mengambil jurusan ini akan lebih cepat lulus dari kuliah. Memang untuk universitas binus ini mereka yang mengambil jurusan ini hampir seluruhnya rata rata dapat menyelesaikan kuliah hanya dalam tempo 3.5 tahun di karenakan mereka tiap semester selalu ada SP dan mereka uda pasti mengambil paket meskipun ip mereka jauh di bawah rata rata orang yang kuliah di universitas Tarumanagara , hal ini yang menjadikan pertimbangan aku untuk memilih jurusan teknik informatika ini sehingga saya mengambilnya di universitas tarumanagara karena aku dari jurusan IPS. Jika saya dari jurusan IPA maka aku pasti mengambil di universitas Binus . Tetapi pada kenyataannya di universitas yang sekarang tempat aku menuntun ilmu sulit untuk lulus kuliah dengan cepat. Yang dapat lulus dengan 3.5 tahun hanya orang-orang yang pintar saja sedang yang lain agak lambat, apalagi saya padahal udah 4.5 tahun kuliah tapi belum selesai juga. Yah mungkin saya kurang serius dalam kuliah ini. Tetapi pada waktu saya SMA dan juga sudah mulai bosan dengan belajar disekolah dan untuk kuliah pun aku hanya menuruti kemauan orang tua agar aku mendapat titel saja sehingga dapat membanggakan orang tua. Pada waktu itu ga ada team dari universitas Binus yang datang ke SMA saya di Karang turi Semarang, saya pun blum sempat bertanya-tanya pada siapapun apakah memang harus dari jurusan IPA yang dapat mengambil jurusan teknik informatika di universitas mereka dan ternyata memang benar adanya. Maka dari itu saya asal mendaftar saja di universitas mereka. Langsung membeli 2 buah formulir dengan penuh harapan bakal keterima dan masuk di Binus.Kurangnya informasi pada saat itu mengakibatkan kecilnya hati saya ketika saya mengambil formulir yang kebetulan letaknya berada di dekat rumah saya .

Sebelumnya saya akan berceritera sedikit saja mengenai pendidikan yang saya dapatkan sebelum memasuki dunia perkuliahan, yakni pendidikan saya selama di bangku sekolah. Saya adalah lulusan kelas IPS dari SMU Karang Turi yang terletak di jalan Raden patah 182-192 Semarang. Di sekolah Karang turi inilah saya menghabiskan waktu pembelajaran saya, dimulai dari SLTP sampe SMU. Pada saat SLTP lah saya mulai tumbuh benih – benih kesukaan akan komputer. Sekolah Karangturi ini bisa dibilang cukup memadai sistem pengajarannya, hanya saja dikala saya bersekolah waktu itu, sekolah saya ini belum memberikan perhatian khusus pada pengajaran komputer. Barulah pada entah tahun keberapa saya disana itu, kalau tidak salah pada saat saya di SMU, saya mulai sedikit-sedikit mengerti tentang komputer dan seluk beluknya. Saya mulai mendapatkan diri saya terkagum-kagum sendiri dengan hal-hal seperti kemampuan prosesor komputer, kejernihan audio speaker komputer, ketajaman grafis monitor komputer, kemampuan computer dalam mengolah image-image, dan masih banyak lagi. Disaat itu pula saya mulai gemar bermain-main dengan komputer, baik dari yang cuma untuk sekedar hiburan untuk mengisi waktu luang (main game, dengar musik, nonton film, dan semacamnya),terkadang juga mengerjakan tugas seperti paper sekolah atau tugas lab komputer, sampai pada kegemaran saya browsing, kirim – kiriman email di Internet dan juga chatting lewat MIRC pada waktu itu.Sejak dikenalnya komputer untuk membantu manusia dalam pekerjaannya sehari-hari, para pemakai komputer terus mencari cara untuk meningkatkan utilisasi dari sistem informasi perusahaan yang berbasis komputer. Saat itu pendayagunaan komputer banyak ditekankan pada otomatisasi proses transaksi dengan bantuan komputer, terutama proses yang rutin dilakukan setiap harinya seperti proses penjualan, produksi, administrasi, atau pembayaran gaji pegawai. Pada saat itu terjadi transaksi-transaksi tersebut, semua data transaksi akan disimpan dan diakumulasikan sehingga menjadi kumpulan data yang luar biasa besarnya berisi semua data bisnis dari organisasi tersebut.Meskipun demikian, berapapun besarnya data yang berhasil dikumpulkan, yang diinginkan oleh pemakai komputer adalah informasi. Apa yang bisa perusahaan dapatkan dari kumpulan data tersebut untuk lebih meningkatkan pelayanan pada para pelanggan terbaik perusahaan, bagaimana cara terbaik untuk mengatur alokasi sumber daya organisasi yang paling efisien dan bagaimana untuk meminimalkan kerugian organisasi. Seiring dengan meningkatnya jumlah data yang diakumulasikan setiap harinya, terjadi juga perubahan dari jenis pemakai komputer, yaitu dari sekelompok terbatas orang yang profesional dalam bidang teknologi informasi, menjadi kelompok orang yang lebih luas dengan bidang keahlian yang variasi, seperti finance, marketing, atau manufacturing.Pekerjaan tidak hanya kerja di kantor tetapi juga bisa menjadi seorang wiraswasta. Kecanggiahn teknologi tidak saja berpengaruh pada pekerjaan di kantor yang menuntut segalanya serba cepat dan praktis. Di tempat perbelanjaannya misalnya, dulu mungkin orang harus menghitung jumlah belanjaan satu persatu hanya dengan mesin kalkulator, kini cukup hanya memasukkan kode belanjaan yang sudah tersimpan lalu muncul daftar harga maka secara otomatis akan muncul berapa jumlah uang yang harus dibayarkan. Begitu canggihnya teknologi saat ini. Setiap orang yang pintar memanfaatkannya akan punya berbagai pilihan pekerjaan.

Saya adalah seorang kelahiran Semarang. Saya adalah orang Semarang dan selama ini aku sekolah dari TK sampai SMA di Semarang Jadi pada waktu pengurusan surat-surat yang diperlukan untuk mendaftar dijakarta maka saya harus pergi kejakarta. Sesampai dijakarta akupun agak bingung mesti mengurus surat-surat tersebut kemana. Untung saja ada kakak sodara saya yang sedia menemani aku untuk melakukan pengurusan tersebut. Pertama- tama dengan menunjukkan saya dimana Pusat Layanan Informasi universitas Tarumanagara ,biro adak, dimana mengambil jas almamater, sampai kepengurusan pembukaan rekening untuk mahasiswa baru dan pendaftaran polma (yang merupakan kewajiban untuk mahasiswa baru/ pengenalan kampus). Memang cukup melelahkan berada di kota sebesar jakarta, apalagi aku baru berada di kota jakarta ini sehingga hal-hal apa saja banyak yang tidak begitu mengerti. Karena kami empat saudara di jakarta maka orang tua saya membelikan kami rumah untuk tempat kami tinggala selama kuliah. Pada waktu sebelum aku kuliah dijakarta ketiga kakakku masih tinggal di kos-kosan. Kemudian setelah aku datang kejakarta maka setelah dipikir-pikir lebih baik menyewa tempat kos karena untuk mempermudah pengaturan rumah serta lebih praktis dan efisien. Setelah itu aku pun berpikir bahwa aku memerlukan sebuah komputer untuk keperluan kuliah aku karena memang aku pikir bahwa seorang mahasiswa teknik informatika mungkin dapat dibilang wajib memiliki computer, bahkan untuk setiap mahasiswa paling tidak memiliki komputer karena komputer untuk jaman sekarang dianggap sangat penting bukan hanya untuk anak informatika bahkan untuk anak desain, arsitek, maupun sipil pun perlu sebuah komputer untuk mengerjakan tugas-tugas mereka baik itu tugas berupa ketikan maupun rancangan gambar. Pada waktu itu aku ditemani kakakku membeli komputer disebuah pusat pembelanjaan komputer yang terbesar di jakarta yaitu di mangga dua. Memang disana banyak sekali yang menjual perlengkapan-perlengkapan komputer dan dengan harga yang murah-murah.Namun pada akhirnya saya pun membeli computer dari Semarang untuk di bawa ke jkt . Saya sungguh mempersiapkan segala kebutuhan yang menurut saya sangat penting untuk di bawa ke JKT dikarenakan saya blum mengenal kota JKT ini dengan begitu baiknya. Begitu juga pun di karenakan saya masi blum mengenal nama jalan jalan di Jakarta beserta dimana saya akan mengisi perut saya dengan makanan makanan Jakarta ini saya pun juga di bawain sebuah motor dari Semarang.Sungguh perencanaan yang matang sebelum saya tiba di kota Jakarta ini.Saya pun berpikir juga bahwa Perkembangan teknologi juga turut memacu perkembangan pada dunia bisnis untuk mampu mengikuti perubahan yang terjadi dan mampu menjadi lebih maju lagi. Seiring dengan semakin berkembangnya dunia bisnis ini, semakin dibutuhkan pula data dan informasi yang lengkap dan akurat untuk membantu kegiatan perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan bisnis.Kunci untuk meraih kesuksesan pada kompetisi dalam dunia bisnis dan diikuti dengan upaya pengembangan bisnis yang semakin pesat, bergantung pada kemampuan untuk melihat kecenderungan bisnis di masa mendatang, mengoptimalkan produktivitas dan efektivitas kegiatan bisnis, serta penentuan strategi dan kebijakan bisnis yang tepat. Salah satu yang memiliki arti penting dalam meningkatkan kemajuan suatu perusahaan untuk menghadapi persaingan bisnis yang ada adalah proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh kalangan pimpinan atau eksekutif perusahaan.

Saya akan bicarakan sedikit mengenai perencanaan saya untuk mengikuti tes masuk saat itu. Pertama kalinya, tentu saja saya segera mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan sekolah kami. Formulir pendaftaran ini saya dapatkan terlebih dahulu di sekolah SMU Karangturi dimana saya menuntut ilmu dahulu. Ketika akan mengisi formulir pendaftaran, calon mahasiswa yang akan masuk ke Universitas Tarumanagara harus memiliki jurusan cadangan atau jurusan substitusi. Yah, anggap saja sebagai rencana cadangan saya. Hal ini untuk menjaga-jaga apabila hasil tes soal tertulis yang dikerjakan untuk masuk ke jurusan yang diinginkan tersebut kurang memuaskan dan dianggap kurang layak untuk masuk ke jurusan tersebut, calon mahasiswa tersebut masih dapat mengambil jurusan cadangan yang sebelumnya telah diisi di formulir pendaftaran tersebut. Ketika itu saya bingung untuk memilih jurusan cadangan, apakah jurusan Teknik Informatika, Sistem computer ataukah jurusan Sistem informasi? Pada saat itu saya masih belum mengerti apa beda materi yang akan diberikan di ketiga jurusan kuliah tersebut hanya modal nekad saja & terlanjur suka akan Teknik Informatika saya s udah menemukan jawaban “ Ini dia yang pantas saya ambil dan tekunin pelajarannya”Namun kesemuanya itu tentu saja hanyalah sebuah rencana pendek saja, karena saya belum mengenal lebih jauh tentang pelajaran sesusah apa yang akan saya tempuh ketika mengambil jurusan Teknik Informatika. Akan Tetapi jauh didalam lubuk hati saya yang terdalam, saya tahu sekali bidang kuliah apa yang ingin saya pelajari, IT. Setelah saya menetapkan hati secara bulat, saya serahkan kembali formulir pendaftaran saya itu dengan mengisikan jurusan Teknik Informatika sebagai jurusan utama saya, dan Sistem Informasi sebagai jurusan cadangan saya. Selanjutnya, saya tinggal menunggu datangnya hari dimulainya tes masuk dengan segala persiapan yang ada.

.Hari dimana dimulainya tes masuk yang saya tunggu-tunggu itu akhirnya datang juga. Celakanya, saya tidak merasa yakin sama sekali bahwa saya sudah cukup mempersiapkan diri dengan baik. Semalam sebelumnya, saya cuma hanya dengan modal sedikit membaca-baca tentang bahan-bahan yang mungkin keluar di tes masuk, namun karena , tidak ada satupun sama sekali dari yang sudah saya baca-baca itu yang nyangkut di kepala saya. Yang ada malah saya menghabiskan waktu dengan begadang tidak tidur semalaman penuh dengan kecemasan di hati. Kemudian saya pun menunggu dimulainya tes masuk tersebut dengan hati waswas dan penuh kecemasan dalam diri saya. Kali ini gawat, pikir saya, bagaimana kalau hasil tes masuk saya nanti mengecewakan? bagaimana kalau saya tidak cukup pintar untuk mengisi soal-soal dalam tes masuk? saya akan membuat kecewa bukan hanya diri saya sendiri, tetapi juga orang tua saya yang telah sangat mendukung saya., dan juga teman-teman seperjuangan saya yang cukup banyak membantu saya selama ini dalam mempersiapkan diri bersama-sama. Saya akan membunuh harapan mereka semua.. Tetapi kekhawatiran saya itu ternyata sama sekali tidak beralasan, ini dikarenakan saya mengerjakan tes masuk tersebut dengan cukup lancar, walaupun saya agak ragu dengan beberapa jawaban saya di nomor-nomor terakhir karena saya menjawabnya dengan terburu-buru. Untung juga ya padahal saya hanya belajar dengan Sistem Kebut Semalem.

Dari rasa senang bercampur cemas, karena saya belumlah pasti untuk berkuliah disana, karena masih ada Ebtanas yang harus saya hadapi. Walaupun sudah pasti diterima di universitas Tarumanagara, akan tetapi jika tidak lulus dalam Ujian Negara, sama saja nol. Maka semua hayalan dan cita – cita saya hilang dan musnah secara bersamaan. Akan tetapi akhir dari semua kecemasan saya selama itu terbayar, dan saya lulus dalam Ebtanas. Setelah mendengarkan banyak masukan dari orang – orang yang berkuliah di universitas tarumanagara saya semakin yakin akan masuk sana, selain memiliki nama dalam mencari pekerjaan selebihnya, fasilitas di universitas tarumanagara ternyata tidak jelek juga, berhubung TI di universitas Tarumanagara masih dibilang baru berkembang pula. Selain tempatnya yang strategis, disanapun banyak hiburan yang siap dinikmati. Seperti banyak mall, warnet –warnet, tempat makan yang beraneka ragam, serta kos an yang dari mulai murah sampai yang mahal sekali itu pun ada, serta mudah di jangkau dengan menggunakan kendaraan. Hanya sekali naik bus, saya dapat sampai didepan universitas tarumanagara. Dan pulangnya pun begitu. Pada saat saya mengambil brosur TI disana saya melihat – lihat mata kuliah apa saja yang diambil dalam TI Universitas Tarumanagara, dan saya tertarik dengan beberapa mata kuliah tersebut karena sangat berhubungan dengan komputer dan aplikasi program. TI didunia ini benar – benar sangat berkembang pesat sekali, sampai – sampai tidak ada yang bisa membendung berkembangnya TI ini. Setelah masuk TI untar khayalan dan kenyataan ternyata jauh berbeda, pada awalnya saya ingin masuk TI karena saya pikir tidak ada teori dan hafalan yang sangat membosankan makanya saya pilih TI, akan tetapi ternyata masih banyak sekali mata kuliah yang benar – benar tidak cocok dengan bidang komputer atau TI yang telah saya pilih.Selang beberapa waktu kemudian, hasil tes masuk itu pun keluar juga. Bukan main, ternyata saya lulus ujian masuk Universitas Tarumanagara. Sulit dipercaya saya cukup bersuka-cita ketika saya dapatkan bahwa saya lulus tes masuk, bukan hanya memenuhi persyaratan untuk menjadi mahasiswa jurusan Teknik Informatika, namun juga persyaratan untuk menjadi mahasiswa jurusan Manajemen. Tentu saja, saya luar biasa puas atas hasil tes masuk saya itu. Selanjutnya saya bisa lebih tenang dalam menanti masa perkuliahan saya itu dimulai. Saya sudah berjuang cukup keras, dengan begitu banyaknya pertimbangan akan jurusan apa yang cocok saya pilih, dengan begitu banyaknya pertimbangan akan universitas mana yang cocok dan pas di hati, akhirnya kesemuanya itu beres sudah.

Pada mulanya saya sendiri tidak mengetahui secara pasti hal apa yang menyebabkan jatuhnya pilihan saya untuk memilih kuliah di Jurusan Teknik Informatika . Saya belum mengetahui alasan yang benar-benar tepat dikarenakan saya belum mengerti telalu jauh apa yang akan didapatkan ketika saya serius dalam menekuni mata kuliah di jurusan tersebut . Kalau saya ingat-ingat kembali jauh ke belakang, sepertinya keputusan saya itu semata-mata hanya karena iseng belaka, ingin coba-coba. Mungkin saja hal ini hanya karena rasa penasaran saya yang teramat besar terhadap jurusan Teknik Informatika. Namun ternyata bukan itu faktor pendorong utama saya, tentu saja. Boleh dibilang hal yang paling mendorong saya mengambil kuliah Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara adalah sederhana saja, yaitu kegemaran saya akan hal-hal berbau teknis akan komputer dan semacamnya. Disamping itu saya juga terlalu ngebet untuk masuk di jurusan ini dikarenakan saya berpikir pasti bakalan beken deh untuk masa depannya. Jawaban ini mungkin saja tidak cukup brilian sebagaimana diharapkan dari kebanyakan orang yang berkuliah di jurusan Teknik Informatika, tapi apa boleh buat, memang inilah inti dari alasan saya mengambil perkuliahan Teknik Informatika. Memang hanya sesederhana itu, faktor utamanya karena kesukaanan saya akan komputer dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Kesukaan saya akan hal-hal yang berhubungan dengan computer . berawal semenjak saya dibelikan oleh keluarga saya sebuah computer yang pada saat itu merupakan teknologi tercanggih pada saat itu, saat pertama kalinya saya mengutak-ngatik komputer punya saya sendiri sampai tidak beraturan rusaknya dan terkadang dimarahi orang tua karena akibat ulah usil saya, saat pertama kalinya saya di ajarkan mengenai computer waktu saya sedang duduk dibangku sekolah saya merasa enak banget mengikuti tiap-tiap materi pelajarannya .Disamping itu saya tiap pelajaran computer selalu paling suka untuk mendalaminya cukup menyadarkan saya bahwa mungkin saya memiliki ketertarikan tersendiri dalam hal-hal seputar komputer. Bukan hanya minat pula, karena saya sadari pula saya sendiri pun cukup berbakat. Mungkin jurusan yang paling cocok unuk saya ambil pada saat setelah ulus SMU saya adalah kuliah di jurusan Teknik Informatika, begitu pikir saya waktu itu. Pada saat itu saya belum sempet memikirkan, apakah cukup dengan hanya bermodalkan minat dan bakat pas-pasan saja saya mencoba mengambil perkuliahan Teknik Informatika? Apakah saya yakin bahwa saya tidak akan menyesal di kemudian hari nanti?bener-bener ngga kepikiran sama sekali pada saat itu. Tapi entah kenapa saya bener-bener uda sangat yakin memilih jurusan ini.pada awalnya saya memilih binus untuk saya daftar masuk jurusan Teknik informatika.tapi apa daya ternyata di Binus sendiripun ga bisa menerima saya karena saya berasal dari jurusan IPS pada saat SMU. Akhirnya saya mencoba test jurusan Sistem Informasi & manajemen Di Binus. Sembari itu saya tetep ngotot mencari kuliah mana yang bisa menerima saya di jurusan Teknik Informatika. Kemudian saya menemukan Untar sebagai alternative kedua yang bisa menerima saya untuk masuk jurusan Teknik Informatika. Pilihan yang susah antara saya masuk ke Binus atau Untar pada saat itu. Namun karena saya yang pada dasarnya ga tau apa-apa hanya denger temen-temen jurusan Teknik Informatka adalah jurusan yang lagi Booming pada saat itu maka saya memutuskan untuk segera masuk Di Untar saja dengan sebuah pertimbangan pada saat itu Untar memiliki Akreditasi A pada saat itu. Universitas Tarumanagara sendiri merupakan salah satu Universitas swasta yang ternama di jakarta yang mempunyai Fakultas Teknik Informatika berdiri sejak 1992. Fakultas teknologi Informasi Universitas Tarumanagara merupakan gabungan Teknologi Sistem Komputer (computer Engineering), Teknik Informatika (Computer Science) dan Sistem Informasi (Information Systems) yang saat ini berkembang sangat pesat. Profesional Teknologi Informasi yang handal sangat dibutuhkan di Indonesia maupun di luar negeri, sehingga untuk menganggapi kebutuhan tersebut Universitas Tarumanagara mengambil prakarsa sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional dengan peringkat A serta telah meluluskan sarjana-sarjana komputer yang dapat bersaing di dunia kerja internasional.

Akhirnya, saya pun memulai perkuliahan Teknologi Informasi saya di Universitas Tarumanagara. Selanjutnya ingin saya jelaskan terlebih dahulu mengenai fakultas Teknologi Informasi. Fakultas Teknologi Informasi terbagi atas tiga jurusan, yaitu jurusan Teknik Informatika, jurusan Sistem Informasi, dan jurusan Sistem Komputer. Jurusan yang saya ambil adalah jurusan Teknik Informatika. Pada saat ini saya sudah termasuk mahasiswa veteran, dan kemungkinannya kalau tidak ada halangan berarti semester selanjutnya saya akan menyelesaikan skripsi saya. Mengapa saya sebut diri saya sendiri veteran ? bukan apa-apa, hal ini memang agak tidak membanggakan namun ini juga saya jadikan sebagai pelecut semangat pribadi buat saya, memotivasi saya. Saya jujur mengakui bahwa pada tahun pertama (sekitar tiga semester awal saya) mengikuti perkuliahan IT saya masih agak santai-santai dan tidak begitu menanggapi perkuliahan secara serius, sering kerap kali menggunakan waktu kebanyakan untuk hal-hal yang tidak penting, menganggap remeh mata kuliah yang ada di Teknik Informatika. Akibatnya nilai saya pun hancur berantakan. Hanya saja sejak saya banyak berpikir keras karena sempat berdiskusi dengan Penasihat Akademik dan semacamnya, saya kembali bertobat berkuliah secara sungguh-sungguh, dan saya cukup puas bahwa sampai saat ini nilai-nilai saya masih cukup stabil dan bahkan memperlihatkan peningkatan yang cukup drastis dari sebelumnya. Dengan begitu saya harapkan selulusnya saya dari perkuliahan IT di Universitas Tarumanagara kali ini, saya dapat memasuki dunia kerja secara serius.

Tentang mata kuliah apa saja & sedikit tentang penjelasan yang akan didapatkan selama Kuliah Teknik Informatika di Universitas Tarumanagara ini. Antara lain mata kuliah Sistem informasi manajemen , pengenalan computer, basis data PDT , ORKOM , ARSIKOM, Komputer & Masyarakat, Mikroprosesor, Rangkaian Digital, Algoritma I, Algoritma II, Algoritma III, Statistik I , Statistik II, Kalkulus, I, Kalkulus 2, Kalkulus 3, Fisika I, Fisika II, Fisika III.

Berbagai ulasan mata kuliah yang telah saya sebutkan diatas masih ada banyak lagi yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu secara mendetail. Banyak pelajaran berharga yang akan dapatkan selama masuk di Jurusan Teknik Informatika. Setelah semuanya selesai maka aku tinggal mempersiapkan kuliah yang sebentar lagi dimulai. Memang pada waktu itu aku memulai kuliah lebih cepat karena kami waktu itu merupakan mahasiswa baru sehingga pada waktu itu ada yang namanya orientasi. Pada masa itu kami mahasiswa baru diberi pelajaran-pelajaran bagaimana menyikapi sesuatu yang berhubungan dengan kampus, baik itu dengan senior, dosen, maupun karyawan-karyawati. Masa orientasi mahasiswa baru berlangsung selama tiga hari setelah itu kami pun memulai dengan pelajaran yang telah diberikan oleh dosen seusai dengan mata kuliah yang diambil sesuai dengan krrs. Pelajaran yang didapat pada semester pertama memang dianggap tidak terlalu sulit karena merupakan dasar-dasar teori dari struktur-struktur komputer, tetapi karena saya masih begitu awam untuk cara belajar di perguruan tinggi yang sangat berbeda jauh dengan sekolahan maka hasil yang didapat pada semester pertama sangat jelek, mungkin aku harus mulai dengan cepat berhasil. Mungkin juga karena jauh dari orang tua atau mungkin ada hal-hal lain yang tidak dapat dirasakan. Setelah aku mendapatkan hasil yang tidak memuaskan untuk semester dua aku mulai giat serius belajar tetapi aku tidak juga mendapatkan hasil yang bagus, malah ipk semakin menurun dan aku pun sempat berpikir untuk pindah jurusan system informasi yang aku rasa aku dapat menyelesaikan dengan mudah karena memang aku juga berasal dari jurusan IPS yang banyak pengetahuan yang aku dapat sewaktu duduk dibangku SMA. Setelah aku pikir-pikir dari pada aku pindah juga udah telat setahun maka aku pun memutuskan untuk melanjutkan saja. Ini juga baru semester awal-awal pikirku. Selain itu saya juga berpikir saya juga blum tentu mampu menyelesaikan perkuliahan di jurusan system informasi dengan lebih cepat dibandingkan aku terus bertahan serta lebih focus pada kuliahku di jurusan teknik informatika.Tetapi aku juga berpikir bahwa mengapa aku bisa mengambil jurusan teknik informatika ini padahal aku dari IPS. Ternyata pikiranku mulai tepat bahwa jurusan teknik informatika ini hanya pantas untuk anak IPA, bahwa didalam belajar di jurusan teknik informatika banyak diperlukan perhitungan-perhitungan seperti fisika, matematika dan diperlukan pula logika untuk membuat suatu program. Pelajarannya keyakinan sayapun sempat meredup pada saat mengikuti POLMA yang harus diikuti oleh mahasiswa baru. Berat permintaan dari kakak senior yang banyak macamnya. Setelah POLMA masih harus ikut IDO. Disini senior lebih merasa berkuasa dan mungkin ini kesempatan mereka untuk balas dendam. Semua harus di jalani dengan ikhlas kalau mau tetap kuliah. Dunia kampus ternyata tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Banyak godaannya yang harus dijalani kalau mau menjadi mahasiswa yang berkualitas dan sukses. Hal itu yang tidak terbayang sebelum saya memasuki TI di UNTAR, karena pada awalnya saya memang tidak tahu akan hal itu. Akan tetapi hal itu lah yang membuat saya mempunyai pengalaman yang tidak terlupakan dalam hidup saya, ada hal menarik dan banyak hal yang kurang menyenangkan disana. Lebih banyak mengenal teman – teman dibandingkan jika kita tidak ikut dalam kegiatan tersebut. Karena setelah polma dan ido ini kita kurang lebih dapat mengenal teman – teman yang baru karena disana kita diharuskan lebih mengenal satu sama lain, makanya kita bisa dapat mengenal sesama angkatan dan para senior. Dan menanggapi hal yang awal saya bicarakan, bahwa ada pro dan kontra antara enak atau tidak nya kuliah itu, saya sendiri merasakannya bahwa perkuliahan di TI ini ada enaknya ada tidak enaknya, tapi cenderung tidak enaknya, karena di TI tidak boleh bermalas – malas dan santai – santai saja, makanya bisa dibilang tidak enak, akan tetapi, sisi enaknya adalah pada saat kita berkenalan dengan banyak teman dan dari sana kita dapat jalan bareng dan main bareng, serta kita dapat mengenal banyak orang, dengan begitu koneksi untuk saling membantu dalam pekerjaan dan kuliah sangatlah lancar

Di awal – awal kuliah saya sempat merasaa kaget dengan mata kuliah yang harus saya jalani. Dan hasilnya, pada saat semesteran pertama nilai saya hanya nasakom. Tau apa itu artinya? Ya saya hanya mendapat nilai antara satu koma. Untuk semester berikutnya saya bertekad untuk memperbaiki nilai. Tapi ternyata kuliah di jurusan teknik informatika tidak semudah apa yang saya bayangkan. Saya tetap terus mencoba hingga pada semester ke – 3 saya benar-benar mengalami suatu titik jenuh. Tetapi setelah dua semester awal aku mengikuti semester pendek untuk mempercepat pengambilan sks saya yang saya rasa sudah cukup ketinggalan. Dari semester pendek inilah ips aku mulai menanjak naik sehingga sampai sekarang ipk aku udah mencapai 3.3 yang tetap saya pertahankan. Setelah itu aku berpikir bahwa dulu yang sebelumnya aku tidak tahu apa itu bahasa pemrograman sekarang saya sudah mulai menggunakannya untuk membuat program. Jadi saya juga merasa tidak perlu pindah jurusan karena saya pun sudah mulai memahami apa yang diajarkan selama kuliah dan sudah mengerti bagaimana memahami

Dikemudian hari mungkin rencana untuk saya pribadi setelah lulus skripsi mungkin tidak segera memasuki dunia kerja sebagai tenaga kerja IT profesional langsung, karena saya masih mau memilih bagian apa apa aja yang cocok untuk saya kerjakan.Saya juga berterima kasih kepada semua pihak terutama keluarga , Dosen – dosen, serta temen-temen Universitas Tarumanagara yang telah selalu membantu,membimbing saya selama proses perkuliahan. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa. Semoga saja dengan berbekal pengetahuan yang saya dapatkan dari perkuliahan Teknik Informatika ini saya dapat menjadi lebih baik, lebih berguna, dan semoga saja suatu saat di hari tua saya nanti saya dapat selalu menerapkan ilmu yang saya dapat untuk mengembangkan teknologi informasi di Negara kita yang masih tergolong kurang maju dalam perkembangan teknologi informasi.Saya sungguh bersyukur berada ditempat yang benar-benar tepat untuk menimba ilmu Teknologi Informasi yaitu di Universitas Tarumanagara. Untar memiliki dua buah kampus yang letaknya bersebrangan yang sangat memungkinkan setiap mahasiswa untuk berpindah tempat dari satu kampus ke kampus yang satunya. Selain itu, pada dua kampus tersebut memiliki fasilitas yang cukup baik, dalam arti fasilitas yang dimaksudkan adalah fasilitas parkir yang cukup besar untuk menampung kendaraan dari mahasiswa, para dosen dan para karyawan. Berbeda dengan Binus yang kurang fasilitas parkirnya walaupun tempat tersebut terkenal dengan jurusan IT-nya. Alasan lainnya saya memilih universitas Tarumanagara adalah banyaknya dosen-dosen yang berkualitas dari segi cara pengajaran, materi dan penilaian yang dapat disejajarkan dengan universitas-universitas lainnya. Kinerja pendidikan yang terus ditingkatkan di Universitas Tarumanagara atau Untar bukan saja hanya meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan di dalam bidang ekonomi yang sudah memiliki nama, tetapi juga pada bidang-bidang lainnya yang belum mempunyai nama seperti halnya dalam bidang IT salah satunya. Dimana bidang IT tersebut terus ditingkatkan untuk dapat memenuhi standar yang diperlukan oleh perusahaan-perusahaan baik dalam negeri maupun luar negeri dalam upaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam bidang IT tersebut. Contoh dari hasil peningkatan dalam bidang IT itu adalah dengan berdirinya gedung tersendiri untuk para mahasiswa jurusan teknologi informasi dan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang masuk ke dalam jurusan IT setiap tahunnya. Selain itu, contoh nyata sebagai perkembangan dari IT di Untar adalah dengan memecah diri sebagai salah satu fakultas yang mandiri.
Dulunya, fakultas teknologi informasi ini dikenal dengan nama fakultas teknik, karena bergabung dengan jurusan teknik yang lain.Saya sungguh merasa bangga sempat menjadi Mahasiswa Di Universitas yang cukup terkenal di Indonesia ini. Kinerja pendidikan yang terus ditingkatkan di Universitas Tarumanagara atau Untar bukan saja hanya meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan di dalam bidang ekonomi yang sudah memiliki nama, tetapi juga pada bidang-bidang lainnya yang belum mempunyai nama seperti halnya dalam bidang IT salah satunya. Dimana bidang IT tersebut terus ditingkatkan untuk dapat memenuhi standar yang diperlukan oleh perusahaan-perusahaan baik dalam negeri maupun luar negeri dalam upaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam bidang IT tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: